nadvilerra

floweryShyn

HT0606_

Hai♡ aku TaTa. Salam kenal ya, apa TaTa bisa minta support kamu buat baca cerita TaTa? TaTa harap kamu bakal mampir di saat punya waktu ya. Dan maaf kalo pesan ini mengganggu, kalo memang mengganggu boleh dihapus kok:(
          
          Kalo kamu berkenan mampir, maka TaTa akan sangat berterima kasih.
          
          https://www.wattpad.com/story/232487493?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=sunHT06&wp_originator=wOdkoMeWvaC63KL561yDn76qnyXvmW0ACtijwkEz2Y1A3SpleWJfPCCq%2BMHm2j4p5jWP7WbfjeyI6SJgE0ybHdHb%2BV52bQs%2BwO9TCeVAyXZ2boRuNkR2bEWq2eFBl2G4

reniar15

Saat lo berhadapan sama beruang kutub ....
          
          "Nih, gue nggak mau punya utang," kata Nazwa to the point sembari menyodorkan uang lima belas ribu rupiah kepada Deven. Degupan di dadanya semakin menggila, Nazwa gugup setengah mati.
          
          Cowok itu hanya melirik sekilas, lalu kembali mengobrol dengan salah satu temannya.
          
          Satu menit.
          
          Dua menit.
          
          Dua menit dua belas detik.
          
          Nazwa masih dianggap cicak-cicak di dinding oleh Deven. 
          
          DICUEKIN OY! Astaghfirallah, ingin sekali rasanya Nazwa berkata kasar.
          
          Kepoin ceritanya di
          https://my.w.tt/WBNhDwndRbb
          
          Sankyuuuu♡