ellamizu

indomie_goyeng45

Halo halo! Indomie izin promosi yaaff:3 jika merasa tidak nyaman bisa dihapus kok! (⁠ㆁ⁠ω⁠ㆁ⁠)
          ---
          Awalnya, dia tidak punya wujud. Tapi dia ada.
          Menempel di setiap raga, seperti parasit yang sabar.
          Menggerogoti satu hal: kewarasan.
          
          Lima pemuda. Satu apartemen tua.
          Awalnya cuma suara ketukan jam 3 pagi. Bayangan sekilas di cermin. Mimpi yang terlalu nyata.
          Masih bisa mereka jelaskan dengan logika.
          
          Sampai satu malam, logika itu mati.
          
          Jejak kaki basah di lantai kering. Bisikan yang nyebut nama mereka satu-satu.
          Dan rahasia dari kesalahan masa lalu yang mereka kira sudah dikubur... ternyata baru mulai bangkit.
          
          Di tempat ini, diam bukan berarti aman.
          Setiap sudut apartemen menyimpan teka-teki. Setiap teka-teki menagih nyawa.
          
          Mereka cuma punya dua jalan:
          SADAR sebelum terlambat... atau MATI dengan penyesalan.
          
          *--- ۫ ❀゙ ۪*
          
          Cerita ini cuma fiksi. Karakter bukan milik saya. Tapi traumanya... mungkin iya.
          
          `Tertarik? Link! ;; 
          
          https://www.wattpad.com/story/411540679?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=indomie_goyeng45
          
          All characters belong to © PANDAVVA
          Siapa di Antara Kita? © indomie_goyeng45

ameiranou

Halo hai, izin promosi ya:)
          Kalau berkenan, silahkan mampir♥️
          
          [18+]
          Selama hampir tiga tahun, Axel mencoba berdamai saat status duda tersemat padanya, juga menerima statusnya sebagai seorang ayah dari anak yang ibunya entah ke mana. Jangankan sang anak, Axel sendiri tidak tahu siapa ibu dari anaknya.
          
          Namun, tetap saja. Kebenaran itu harus ia sembunyikan, termasuk dari kekasihnya.
          
          Lantas, bagaimana jika rahasia itu tiba-tiba meledak bagai bom waktu pada saat yang tidak tepat?
          
          Masalahnya, bom itu meledak saat ia baru saja memulai kisahnya dengan sang kekasih.
          
          Axel membenci nasibnya, dan pada akhirnya rasa ketidaksukaan Axel pada sang anak mulai hadir.
          
          Kei, putrinya. Adalah sumber bahagia sekaligus lukanya.
          
          "Dari awal, kamu memang nggak pantes jadi ayah, Axel."
          
          https://www.wattpad.com/story/311942783
          

kaezevill