Terimakasih mbak author sudah mau welcome dengan komentar-komentar pembaca anda. Saya senang melihat seorang penulis yang mau untuk berdiskusi langsung dengan para pembaca dan mbak author juga mau menerima masukan-masukan dari pembaca seperti saya. Ada beberapa point juga yang akan saya balas dari POV saya tapi untuk yang pertama adlh terimakasih untuk mbak author krn sudah mau memperbaiki bab bab akhir dr cerita nayaka, kedua memang dari POV sy bagian awal karakter nayaka cukup bagus yang sy sayangkan di sini memang di bagian bab akhirnya yg terkesan TDK sangat dewasa.Memang benar dalam hubungan itu harus kedua pihak saling berusaha tetapi dengan masalah se besar itu?alih alih mencoba untuk berkomunikasi menyelesaikannya bersama dia malah mabuk-mabukan yang dimana disisnilah yg sy highlight sikapnya yg kurang dewasa. Seperti di cerita mbak author sebelumnya yang Reksa tu pesan yang sy tangkap dari mbak author adlah cinta bukanlah transaksi apa yang kamu berikan maka itu juga yang harus kamu dapatkan dan jujur itu sangat bagus pesan yg sy tangkap. Jadi di sini agak tumpang tindih gitu perspektif yang mbak author berikan terlebih lagi ini dalam sebuah pernikahan yang dimana memang bukan hanya berusaha ya juga tapi bagaimana caranya mengalah dan menerima(terlebih lagi untuk seorang kepala keluarga), tapi ini dari sudut pandang sy membaca cerita ini.