flawyerss

I have to read some story. ada yang mau feedback-an?

flawyerss

Halo, ada yang rindu? Wqwqwq
          Masi ingat saia?
          Sampe ketemu malam minggu ya, akhirnya setelah mengalami writter block selama berminggu minggu, gaenak bgt:(

itsweet_creamcake

@flawyerss inget dong, kangen sama Tania, Renata, Andrian dkk
Responder

flawyerss

Hallo ad yg kangen ga sm aku? Yg mau aku feedback boleh dong 2 org tercepat, udah berjamur ga buka WP 3 minggu. Buat cerita yg lain mon maap yak aku baca nanti, pls jangan unfoll

Brothers_BFF

@ flawyerss  hayyuk kak fedback
Responder

itsweet_creamcake

@flawyerss Kak, Renata dkk kapan update lagi?
Responder

flawyerss

Love in Silent berubah judul menjadi Silentless Heart. Beberapa part direvisi perlahan, revisi alur besar-besaran karena alurnya masih kucel banget. Ada prakata dan moodboard juga.
          
          Kekampretan 3 sekawan kurang banget, jadi aku bakal nambahin adegannya lagi.

flawyerss

https://my.w.tt/BmBEhXoGH7
          
          SPOILER KARAKTER, PLOT, QnA DAN BACOTAN AUTHOR TENTANG LOVE IN SILENT
          
          Baca yuk

D_NARENDRA

@ flawyerss  Follow baca dan vote karya aku y kk. Gabung baca kuyy
Responder

D_NARENDRA

@ flawyerss  Follow dan baca karya aku y kk. Bisa request loo. Wkwkwkk... Gabung baca kuyy
Responder

flawyerss

LOVE IN SILENT PART 21 UPDATE
          https://my.w.tt/4YVDiltQA7
          "Lo tuh gimana sih?!" omel Tania.
          
          Adrian menggertakkan giginya. "Loh yang gimana siapa? Lo mau ke kiri apa ke kanan, huh?!" tanya Adrian jengkel.
          
          "Hidup gue gini amat ya, selalu melihat keuwuan orang lain. Gue kapan uwunya? Udah takdir gue kali ya," batin Kezia. Ia tersenyum miris dengan nasibnya. Namun, melihat dua insan di depannya, ia merasa jenaka, belum lama bercekcok, sekarang malah bertengkar lagi.
          
          Tania memutar bola matanya. "Tadi lo suruh gue minggir, ya gue lakuin. Lo nya malah ngikutin gue. Salah nya di lo lah," ucap Tania membela diri.
          
          "Lo lupa ya kalau cowok gak pernah salah," sahut Adrian tidak mau kalah.
          
          "Salah bege, cewek bukan cowok," timpal Kezia.
          
          Adrian menyilangkan kedua tangannya di depan dada. "Yaudah, diem lo di situ, jangan gerak. Gue mau ke kiri. Lo juga Kez, diem di situ."
          
          "Iye iye," sahut keduanya.
          
          Mau feedback? Komen di bawah ya.