flc_writers

Hai, Cloverian!
          	
          	Mau ngasih tau nih kalau beberapa work FLC seperti event tahunan, event agustusan, dan event anniversary diunpub. Wah, kenapa, nih, Min?
          	
          	Soalnya udah lapuk, guys. Berdebu.
          	
          	Tapi gimana kalau kita pengen tau dan baca work lama itu, Min?
          	
          	Eh, tenang aja, Cloverian. Meski diunpub tetapi work-nya tidak hilang dari peradaban. Buat yang mau ngintip, masih bisa ke link :
          	
          	https://bit.ly/ARSIPFLC
          	
          	Link-nya juga bisa diakses melalui bio FLC, yaw.
          	
          	See you, Cloverian! (⁠●⁠♡⁠∀⁠♡⁠)

flc_writers

Hai, Cloverian!
          
          Mau ngasih tau nih kalau beberapa work FLC seperti event tahunan, event agustusan, dan event anniversary diunpub. Wah, kenapa, nih, Min?
          
          Soalnya udah lapuk, guys. Berdebu.
          
          Tapi gimana kalau kita pengen tau dan baca work lama itu, Min?
          
          Eh, tenang aja, Cloverian. Meski diunpub tetapi work-nya tidak hilang dari peradaban. Buat yang mau ngintip, masih bisa ke link :
          
          https://bit.ly/ARSIPFLC
          
          Link-nya juga bisa diakses melalui bio FLC, yaw.
          
          See you, Cloverian! (⁠●⁠♡⁠∀⁠♡⁠)

flc_writers

*Pengumuman MMW telah tiba! Yey!*
          
          Setelah kami melakukan penilaian yang begitu rumit, ini dia para juara di MMW bulan Agustus 2025! 
          
          Juara 1: @lara_albafoloa dengan perolehan nilai 36,4 poin.
          
          Juara 2: @Gisseverie dengan perolehan nilai 35,7 Poin.
          
          Juara 3: @pinnavy dengan perolehan nilai 34,5 Poin.
          
          Untuk yang tidak tersebut, jangan terlalu berkecil hati. Naskah kalian keren-keren, ditunggu partisipasinya lagi bulan depan!
          
          Berkaitan dengan hadiah pulsya Juara 1 dan non mem juara dengan hadiah ramaikan naskah solo bisa konfirmasi ke admin Wattpad di nomor 0819-1858-0575 (Ibrahim W)
          
          Oh! Jangan lupakan e-sertifikatnya, ya! 
          
          Link: 
          https://drive.google.com/drive/folders/1-VbImynDmZdveqcH6BbYrq9ztRgoHETB
          
          Demikian Minggu Mini in Wall bulan ini kami akhiri. Terima kasih atas semua partisipan juga karya-karya hebatnya! 
          
          Sampai jumpa di MMW bulan Januari, Yay! <3

flc_writers

Maaf ada typo pada username, Juara 1 seharusnya @lara_albafolia. Selamat sudah juara!
Ответить

pinnavy

Penulis: Fuyu
          Illo Anak Baik - Thriller - Angst - Unreliable Narrator - MC anak kecil]
          
          Aku anak tengah dari tiga bersaudara. Kak Abu tipikal kakak yang terlalu sempurna untuk adik-adiknya kejar. Ello tipikal kembaran yang mendapatkan spotlight dari semua orang. 
          
          Meskipun keluarga, mereka bukan keluargaku. Meskipun sedarah, mereka menyenangi darahku. 
          
          Kak Abu menyimpan piala-pialanya di kamarku; terkadang melempar salah satunya ke wajahku untuk menyuruhku diam. Ello sering membawa teman-temannya ke kamarku saat aku tertidur; terkadang menjadikanku samsak tinju bagi pemenang permainan kartu. 
          
          Aku tidak menyayangi mereka. Mereka lebih tidak menyayangiku. 
          
          Ayah memberikanku kamar paling luas. Katanya agar aku bisa berlarian menghindari Kak Abu yang terkadang melempar-lempar pisau di udara. Ibu membelikanku mainan pistol paling bagus. Katanya agar aku bisa bermain tembak-tembakan dengan Ello. Walaupun pernah membuat pintu berlubang. 
          
          Aku tetap menyayangi mereka. Tentu mereka pun menyayangiku.

pinnavy

@ pinnavy  
            
            Aku hidup sebagai anak tengah di tengah keluarga yang telah terbebas dari kelas menengah. Tetapi sejujurnya aku tidak pernah berada di tengah. Aku tidak pernah berada di mana-mana. 
            
            Kutulis surat terakhir untuk mereka. 
            
            "Ayah, Ibu. Illo menyayangi kalian. Illo ingin Ayah memberikan Illo kamar yang sempit saja agar Illo tidak bisa berlari jauh-jauh dari lemparan pisau Kak Abu. Illo ingin Ibu tidak membelikan Illo mainan pistol saja agar Illo mati tertembak pistol Ello.
            
            "Kak Abu, Ello. Illo ingin kalian mati agar Illo saja yang menjadi anak satu-satunya Ayah dan Ibu. 
            
            "Aku akan pergi dari sini." 
            
            Pada saat malaikat memberitahuku, aku tidak dapat mempercayai apa yang kudengar. 
            
            Katanya, aku meninggalkan saudara-saudaraku bersama para pembunuh. 
Ответить

Gisseverie

Penulis: Gisseverie
          [Sorry, love - Thriller - Fantasy - Tahun baru - Pembantaian Keluarga]
          
          Sebentar lagi tahun baru! Aku ingin Frederick melihat menara baru yang sudah selesai dibuat. Mungkin kami akan bisa merayakan dengan memanggang daging sambil melihat kerajaan menyalakan kembang api yang meriah.
          
          Di depan jendela kamar, bersama satu lembar kertas dan bak tinta beserta bulunya, aku menunggu tunanganku tiba. Dia sudah mengirim surat dan berjanji akan datang, jadi dia pasti akan datang.
          
          Begitu suara kereta kuda memasuki gerbang kediaman Viscount, aku tanpa sadar berjengkit tak sabaran. Langsung berlari melewati pintu dan lorong untuk membukakan pintu utama—seharusnya bisa dilakukan pelayan, tapi aku ingin menyambut Frederick!
          
          "Akhirnya kau datang!" Aku langsung menghambur peluk, dan dia pun tidak pernah memprotes tingkah kekanakan ini. Menyenangkan sekali Frederick ikut membalas pelukanku.
          
          Tunanganku melepaskan pelukan kami, berganti menjadi menggenggam tangan. Dibanding pacarku sebelumnya, Frederick paling memahami cara membuatku tersipu.
          
          "Aku pasti datang," katanya, mendekatkan tangan kananku ke wajahnya, "karena Isabelle yang menginginkannya."
          
          Aku terlalu bahagia, sebelum momen ini diselingi canggung yang dingin, segera kubawa Frederick ke menara yang kumaksudkan. Pintunya terbuka sedikit, ada tangan yang menggenggam ujung pintu yang bergeser itu di bawahnya.
          
          Astaga, semoga tunanganku tidak lihat, dia jangan lihat. Nanti Frederick ketakutan.
          
          

Gisseverie

@ Gisseverie  Aku membawa Federick masuk dengan langkah hati-hati dalam gelap. Tidak ada lampu, tidak ada obor atau lilin atau apa saja sumber penerangan. Memangnya itu diperlukan?
            
            Ketika sampai di balkon yang segala sesuatunya sudah kusiapkan, aku memandang Frederick, menantikan responnya.
            
            Dia pergi ke pinggir balkon yang bisa menunjukkan pemandangan kota. Dia terpukau, aku tahu dari matanya yang berbinar-binar. Aku menahan napasku, dia sangat tampan.
            
            "Terima kasih mengundangku untuk merayakan tahun baru bersama," katanya dibersamai senyuman. Aku suka!
            
            Brukk!
            
            Ada suara yang mengalihkan pandangan Frederick dariku. Aku benci. Asalnya dari bawah, tepatnya dari seseorang dengan satu tangan dan satu kaki merayap di tanah berusaha melarikan diri.
            
            Sial ... tangkapanku lepas dan Frederick melihatnya.
            
            "Ada apa di sini?" 
            
            Frederick lekas kembali turun, langkahnya cepat menuruni anak tangga sementara aku mengikuti di belakang. Dia menyalakan pematik api, syukurnya terlalu kecil untuk membuat pecahayaan.
            
            "T-tolong!!"
            
            Tapi menimbulkan keramaian.
            
            Frederick melempar pematik apinya pada tirai di jendela. Api melahap kain itu hingga berkobar cukup besar dan menerangi isi menara. Satu keluarga penuh yang tubuh mereka tidak lagi lengkap.
            
            "Isabel—"
            
            Aku menusuk dada Frederick dari belakang. Karena sudah tahu, sekalian saja ia menjadi bagian dari mereka, aku bisa mencari tunangan baru, kok.
Ответить

WtnbeRin

Penulis: Wtnbe Rin
          [Pembasmi Tikus - Thriller - Psycological - Unreliable Narator]
          
          "Mati saja kau," kataku menendang tikus di bawah tiang listrik itu.
          
          Jalanan masih basah nan lembab, banyak air menggenang dengan rintik-rintik yang membuat pola demi pola. Namun cairan darah dari setiap bangkai tikus membuat warnanya menjadi hitam, atau merah gelap jika ada cahaya dari lampu jalan.
          
          Benci sekali, dunia dipenuhi tikus besar dan tikus kecil. Mereka bau, terutama pada saat hari menggelap. Jijik sekali melihat mereka berlarian, aku tidak pernah sudi bersentuhan dengan mereka.
          
          Jadi, kubunuh saja.
          
          Tudung jaket cokelatku cukup menghangatkan tengkuk, setelah tadinya tak sengaja didorong oleh tikus yang memakai jas hijau. Dia juga membawa botol hijau. Mencicit-cicit nyaring seolah mau mengataiku dan menantang berkelahi.
          
          Aku menusuk matanya, dia memukulkan botol hijau itu ke pundakku hingga retak. Memangnya bisa sekuat apa tikus, sekalipun badannya besar, kusayat dalam lehernya juga mati.
          
          Kutinggalkan saja dengan pikiran siapa tahu tikus itu akan kembali ke selokan.
          
          "Hei, hei!" 
          
          Seorang gadis bersetelan kemeja melambai padaku, geraknya tidak karuan dengan wajah memerah. Langka sekali menemukan manusia lain di muka bumi. Perempuan itu merangkulku, lebih tepatnya menjatuhkan dirinya pada bahu kiriku seolah bertemu dinding pagar yang bisa menopangnya.
          
          "Kau siapa?" tanyaku.
          
          Dia menggeleng kuat, mendorong dirinya sendiri dari tubuhku.
          
          "Tidak penting!" sergah perempuan itu meraba tanganku. Tidak tahu apa yang ingin ia lakukan, aku mengangkat pergelangan tangan tinggi-tinggi. Aku masih menggenggam pisau, berbahaya untuk manusia sepertinya. "Kau pembunuh," ucapnya memberi label, "tolong, kumohon buat aku mati."
          
          "Kau manusia. Aku hanya pembasmi hama. Banyak tikus menggantikan manusia." Aku berusaha menjelaskan, semoga dia paham maksudku.
          
          

WtnbeRin

@ WtnbeRin  Tapi dia tertawa. Mencari-cari tanganku yang menggenggam pisau lagi. Membawa dan menekan di tengah tenggorokannya sendiri.
            
            "Aku juga tikus!"
            
            "Kau manus—"
            
            Dengung keras menyakiti telingaku, terus merambat hingga seisi kepala dipenuhi suara sumbang. Akh, kukatakan juga tidak akan paham. Kau pasti. Setelah itu di mataku, ada kepala tikus yang siap dibasmi. Aku membunuhnya, karena dia juga tikus besar menjijikan.
            
            
Ответить

lara_albafolia

[Lara Albafolia]
          [Papa Butuh Aku? - thriller - psychological - murder - MC anak kecil]
          
          Papa ke gudang wine lagi. Tadi sore sudah, lalu petang tadi, kemudian pukul 7 malam, dan sekarang ke sana lagi. Sudah pukul 8, Papa turun lagi ke gudang.
          
          "Papa?"
          
          Aku membawa lilin dari kamar dan ikut turun. Gudang tidak dikunci. Papa ada di sana dan memotong-motong daging. Aneh, gudang wine harusnya diisi gentong wine, tetapi Papa mengisi gentong-gentong di sana dengan daging.
          
          "Papa, aku mengantuk."
          
          Papa menoleh. Pisau daging ditancapkan ke meja kayu. Apron Papa terciprat darah. Pasti dari daging-daging itu. 
          
          "Ah, Wilhelm mein Junge! Sudah bosan main biola?" sapa Papa. Gigi seri Papa kelihatan semua ketika tersenyum.
          
          "Aku tidak main biola, Pa. Aku menunggu Papa. Aku mau tidur. Kastil ini terlalu sepi."
          
          "Nah, ayo kita ke kamarmu."
          
          Papa melepas apron, lalu mengelap tangannya di sana. Aku menggandeng tangan Papa. Baunya amis.
          
          Aku bilang, "Tangan Papa bau."
          
          Papa tertawa kecil. Kadang aku bingung dengan Papa. Aku bertanya apa, jawabnya apa. Aneh. 
          
          "Papa kerja," sahutnya. Aku dan Papa sudah naik tangga. "Papa butuh daging yang masih muda. Papa temani Wilhelm sampai tidur, ya? Nanti Papa mau lanjut kerja."
          
          "Papa kerja apa, sih?"

lara_albafolia

"Apa ya? Pengumpul daging?"
            
            Jawabnya ragu. Aku curiga Papa melakukan sesuatu yang bukan mengumpulkan daging. 
            
            "'Kan Papa bisa beli daging di toko. Buat apa mengumpulkan daging?"
            
            Papa diam. Hanya senyum yang ia lakukan, sama sekali tidak menjawab pertanyaanku. Genggaman tangannya makin kuat ketika sudah di sayap kastil. Sebentar lagi sampai kamar. 
            
            "Daging yang Papa kumpulkan bukan daging yang ada di toko," kata Papa lagi. "Nah, kita sudah sampai di kamarmu. Mau Papa bacakan cerita?"
            
            Aku menggeleng, kemudian naik ke ranjang kayu dan menarik selimut. Papa duduk di sofa, tidak mengecup dahi atau mengucapkan selamat tidur. Dia hanya duduk di sana sampai aku pura-pura tidur.
            
            "Tidur, Wilhelm. Papa butuh kamu."
            
            Papa masih bau amis.
Ответить

Anphibi

An
          [Malam Perjamuan  — Thriller - Gothic Thriller - Malam Natal - Sudut Pandang Benda Mati] 
          
          Meja panjang di bawahku menjamu para anak Adam.
          
          Piring-piring diletakkan pada tiap kursi. Gelas berisi darah babi, lilin menyala suram, jasad panggang dibumbui saus cranberry dan pepermint.
          
          Kelima orang dikursi memejamkan mata, kedua telapak tangan disatukan, dan matra kuno dilantunkan layaknya nyanyian. Dalam sekejap, darah pada tiap-tiap gelas jatuh, gempa bumi kecil mengguncangku dan seluruh kastil.
          
          Hingga getarannya berhenti.
          
          Jasad di meja membuka kelopak mata. Kepalanya memutar 180°, kaki dan tangan merangkak layaknya laba-laba di jaring yang menempel pada sela-sela tubuhku.
          
          "Bimbing lah kami pada Nirwana, Jamuan Agung sebagai gerbang permulaan." Mantranya disenandugkan para anak Adam di bawah. 
          
          Sang jasad merangkak ke salah satu kursi, tempat seorang anak laki-laki berambut jahe gemetar ketakutan.
          
          Ah, anak Adam nan beruntung.
          
          Tawa lebar tersemat pada anak itu. Sang Jasad memilihnya. Garpu dia pegang, tangannya sibuk menusuk leher sang jasad. Pisau diambil, mengiris-ngiris badan telanjang di hadapan. 
          
          Kraus kraus kraus ....
          
          Dia memakan satu persatu bagian. 
          
          Tepukan tangan bergemuruh.
          
          Lilin padam.
          
          Aku mulai bersinar seiring fajar di balik jendela raksasa. 
          
          Di bawah sana, ruang makan kastil berubah menjadi taman kanak-kanak dalam sekali lesatan cahaya. Lantai bermain warna-warni, tiga pohon natal berdiri dengan hiasan lampu kerlap-kerlip. 
          
          Para anak berkerumun membentuk lingkaran di sekeliling si anak berambut jahe. Mereka bersujud, riang, penuh kegembiraan Natal. 
          
          "Bimbing lah kami ke Nirwana, wahai Pemimpin Agung, wahai Pemimpin Agung." 

flc_writers

Minggu Mini in Wall edisi Desember dibuka!
          
          Berikut ketentuan untuk MMW bulan ini:
          
          *+:。.。 TEKNIS PELAKSANAAN 。.。:+*
          
          1. Jumlah kata: Maksimal 300 kata (alias boleh kurang dari itu). 
          
          2. Genre: Thriller (wajib) 
          
          3. Sub-Genre: (pilihan wajib, satu atau lebih) 
          - Psychological
          - Misteri
          - Fantasi
          - Gothic Thriller
          - Angst
          
          4. Tema: (wajib, pilih satu) 
          - Unreliable narator
          - Murder
          - Psychopath trick
          - Malam Natal 
          - Tahun Baru
          
          5. Bonus: (tidak wajib, satu atau lebih) 
          - meja hijau 
          - pembantaian keluarga 
          - lembur kerja
          - MC anak kecil
          - sudut pandang benda mati
          - gore
          
          6. Waktu pengiriman: (dua jam setengah) 19.30-22.00 WIB
          [jika terlambat, tidak masuk penilaian tetapi tetap mendapat sertifikat partisipasi]
          
          7. Dikirim ke wall akun FLC dengan format:
          
          [Nama lengkap penulis (ini akan ditulis di e-sertifikat)]
          [Judul - Genre - Subgenre - Tema  - Bonus (bila ambil)]
          [Cermin]
          
          Contoh:
          Penulis: Resti Grayson
          [ 93% - Thriller - Gothic Thriller - Tahun Baru - Gore]
          
          8. Tidak mengandung unsur yang kontroversial. 
          
          9. Member dan Non-member dapat berpartisipasi. (Diharapkan memiliki salinan dari naskah cerita mini yang dikirim.)
          
          10. Cerita Mini tidak dihitung target menulis member. 
          
          ⋇⋆✦⋆⋇ 
          
          Ada pun hadiah yang akan diberikan:
          
          1. Setiap orang yang BERPARTISIPASI akan mendapatkan e-sertifikat (akan dikirim melalui tautan saat pemenang diumumkan) 
          
          2. Non-Member yang juara akan diramaikan naskah solonya (baca+vote+komen oleh member)
          
          3. Setiap MEMBER yang berpartisipasi akan mendapat +1
          
          4. MEMBER yang menang juara 3 akan mendapatkan +1
          
          5. MEMBER yang menang juara 2 akan mendapatkan +2
          
          6. MEMBER yang menang juara 1 akan mendapatkan +3
          
          7. Juara 1 akan mendapatkan pulsa/e-money sebesar 10K
          
          8. Cerita mini untuk juara 1, 2, dan 3 akan diterbitkan di work khusus FLC, Minggu Mini in Wall
          
          »»——⍟——««
          
          Demikian ketentuan dan hadiahnya! Kami tunggu cerita mini terbaikmu!

flc_writers

MMW Edisi Desember 2025 dibuka! Keep infonya dulu dan nantikan event-nya besok malam, ya! ✯ᴗ✯
          
          Berikut adalah informasi terkait.
          
          ⋆ ˚。⋆୨୧˚ MINGGU MINI IN WALL ˚୨୧⋆。˚ ⋆
          
          ✤ Member dan non-member dapat berpartisipasi
          
          ✤ Program dilakukan sekali sebulan di hari Minggu yang telah ditentukan. 
          
          ✤ Cerita Mini dikirim di wall Wattpad FLC, dengan durasi yang telah ditentukan
          
          ✤ Karya terpilih akan dipublikasikan di work khusus (Minggu Mini in Wall) 
          
          ✤ Hanya ada satu pemenang setiap bulannya 
          
          ✤ Semua peserta akan mendapat e-sertifikat
          
          ✤ Hadiah dan ketentuan akan diumumkan setiap MMW dimulai (bocoran: ada pulsa/e-money \⁠(⁠^⁠o⁠^⁠)⁠/) 
          
          ✤ Penilaian cerita mini dilakukan oleh admin Wattpad dan tidak dapat diganggu gugat.
          
          

flc_writers

@babunaumin  Hai, Kak~! Untuk MMW cuma berlangsung satu hari ya, dengan durasi yang sudah ditentukan! Terima kasih, ditunggu partisipasinya~
Ответить

babunaumin

@ flc_writers  ini sampai tanggal berapa min? 
Ответить

flc_writers

Sorry for the late update!
          
          *Pengumuman MMW telah tiba! Yey!*
          
          Aloha! Setelah kami melakukan penilaian yang begitu rumit dan sempat terlambat karena kesibukan FLC Market, ini dia para juara di MMW bulan November 2025! 
          
          Juara 1: @Vmndetta dengan perolehan nilai 37 poin.
          
          Juara 2: @Anphibi dengan perolehan nilai 34,2 Poin.
          
          Juara 3: @lara_albafolia dengan perolehan nilai 33,5 Poin.
          
          Untuk yang tidak tersebut, jangan terlalu berkecil hati. Naskah kalian keren-keren, ditunggu partisipasinya lagi bulan depan!
          
          Berkaitan dengan hadiah pulsya Juara 1 dan non-mem juara dengan hadiah ramaikan naskah solo bisa konfirmasi ke admin Wattpad di nomor 0819-1858-0575 (Ibrahim W)
          
          Oh! Jangan lupakan e-sertifikatnya, ya! 
          
          Link: https://drive.google.com/drive/folders/1vlT6JAs87K3unthP6uadUNcy3N_jJVgA
          
          Demikian Minggu Mini in Wall bulan ini kami akhiri. Terima kasih atas semua partisipan juga karya-karya hebatnya! 
          
          Sampai jumpa di MMW bulan Desember Yay! <3
          Selamat berbelanja di FLC Market!