forevresden

Aku bawa sesuatu buat penutup salvia! ( ◜◝ ) tapi karena itu antologi, jadi bukan yg end permanen. cuma krn draf di ellipsus udh ngelag bngt buat ngetik soalnya udah hampir 10k words ʕ •̥ ˕ ก ʔ but yeah we've come to an end at this point. tapi tenang, aslinya chapter terakhir itu mau aku jadiin intro buat karya baruku (tba, masih riweuh ini s-word huhu) dan kurang lebih bakal kyk gitu ceritanya (entah dr segi mana tp itu jadi patokan) and yeah, I'm pretty much excited for the new pages to be flipped. covernya udah kepasang dari lama, tapi masih trouble bagian tagar gabisa kesave pdhl udh berkali2 ʕ •̥ ˕ ก ʔ
          	
          	oiya satu lagi. aslinya Lean Sore ada semacam bonus chapter (aku bikin jadi writer's cut di draf) tapi itu masih belum kupindah di bagian reader di ellipsus. ada unsur sensitif & nsfw yg riskan sekali kalo kurilis disini juga. takut kehapus jadi semisal ada yg minat baca, kindly let me know & aku share pranalanya ʕ·ᴥ·ʔ
          	
          	sudah, itu saja. thank you & selamat menjalani aktivitas kembali ʕ •̥ ˕ ก ʔ

forevresden

Aku bawa sesuatu buat penutup salvia! ( ◜◝ ) tapi karena itu antologi, jadi bukan yg end permanen. cuma krn draf di ellipsus udh ngelag bngt buat ngetik soalnya udah hampir 10k words ʕ •̥ ˕ ก ʔ but yeah we've come to an end at this point. tapi tenang, aslinya chapter terakhir itu mau aku jadiin intro buat karya baruku (tba, masih riweuh ini s-word huhu) dan kurang lebih bakal kyk gitu ceritanya (entah dr segi mana tp itu jadi patokan) and yeah, I'm pretty much excited for the new pages to be flipped. covernya udah kepasang dari lama, tapi masih trouble bagian tagar gabisa kesave pdhl udh berkali2 ʕ •̥ ˕ ก ʔ
          
          oiya satu lagi. aslinya Lean Sore ada semacam bonus chapter (aku bikin jadi writer's cut di draf) tapi itu masih belum kupindah di bagian reader di ellipsus. ada unsur sensitif & nsfw yg riskan sekali kalo kurilis disini juga. takut kehapus jadi semisal ada yg minat baca, kindly let me know & aku share pranalanya ʕ·ᴥ·ʔ
          
          sudah, itu saja. thank you & selamat menjalani aktivitas kembali ʕ •̥ ˕ ก ʔ

forevresden

lupa kalo di apk ga ada bagian external link, jadi kucantum disini juga biar bisa diklik dari apk:
          
          https://ellipsus.com/read/3fW3uvvFsz417GJXTndzem/Salvia-Divinorum?theme=figEspresso
          
          alasan utama aku juga share versi lain salvia cuma karena masalah UI & font aja sih, wp sekarang udah berubah jadi berbasis subscription & tbh it took away the fun in writing (at least for me) jadi I tried to salvage it with having the option for readers to read my work in their bestest & comfortable format. temanya bisa diganti sesuai kenyamanan pembaca & juga font-nya bisa diganti ke yang lebih bisa kebaca (readable) tapi buat aku sebagai author aku setting default font ke Lora.

forevresden

Selamat tahun baru, Mausis(◕‿◕✿)
          
          2025 ended with a good note, and earlier today has begun with minutes of cheery laugh. Rasa syukur semoga tetap melingkari kepala meski berada di tempat teredup.
          
          Kini, melanjutkan perjuangan yang sudah dimulai di tahun lalu, semoga semuanya selalu diberi kekuatan untuk menghadapi apapun itu di hari-hari kedepan.
          
          [+pengumuman juga, chapter baru mere maid mungkin diunggah stlh tgl 3]

forevresden

here ya go, Mausis! I've decided to post my short works untuk menambal inkonsistensi update & plothole di mere maid. hope you like them as I did writing them˚₊·—̳͟͞͞♡ヽ( ˘ᗜ˘)/
Reply

forevresden

but worry not, di sela nabung chapter & revisi skripsi aku juga lagi nulis light work yang (spoiler ahead) lumayan lighthearted untuk ditulis maupun dibaca. sampai saat itu tiba, aku bakal tetep nulis, apapun itu(◕‿◕✿)
Reply

forevresden

bad news, nemu plot hole lumayan besar & mau nggak mau harus unpub 1 chapter(つ﹏⊂)
Reply

1915pm

hai, lora, terima kasih udah nulis mere maid. aku suka prolognya, dan gak sabar untuk baca kisah doni selanjutnya. mere maid apakah masih aktif dipublis? aku baru sadar ternyata tanggal up-nya udh lumayan lama T.T

1915pm

@forevresden issokeey, aku udh save mere maid di library kok. aku cuma mau ngasih tau kalau ada yang ngapresiasi workmu yang mere maid itu karena menurutku prolognya keren banget, aku suka tulisannya, suka plotnya, sama suka karakternya juga, dan ngelihat doni udh gak di stau lingkungan lagi sama perundungnya bikin aku antusias dan penasaran lihat lanjutnya. take your time ya, gpp belum update, aku sabar menunggu semangat ya
Reply

forevresden

@1915pm ya ampun, hai, wiskee(?) sebelumnya terima kasih banyak juga udah baca mere maid. dan ya, memang betul kok itu dipublish 2022 tapi yang kecantum malah tanggal terakhir kali aku buka draf chapter lain ( >_<). buat kelanjutan cerita itu sebenernya aku juga masih bingung dengan pembawaan alurnya, jadi sampai sekarang aku lebih aktif nulis di gdoc sambil benahi alur-alur cerita yang kutinggal disini. sekali lagi terima kasih dan maaf ya belum bisa unggah chapter baru(╥﹏╥)
Reply

1915pm

oh oke, aku tadi lihatnya 2022, ternyata yang bener 2023
Reply

forevresden

ꕤ Last Summer ꕤ
          
          Halaman lain baru terbuka sejam lalu. Kepala terasa semakin berat, benak kian kebas dirajam getir. Sedangkan waktu menuju seri baru bertambah dekat. Cerita selingan "musim panas di akhir usia remaja" terasa bak mimpi kala sakit demam. Dan dalam waktu sekelumit itu saja, banyak hal telah terjadi; semua bersiap juga terbang jauh dari sarang, mengadu nasib dalam udara asing dari paruh langit di sisi lain.
          
          Bagian cerita selingan di musim panas ini berlangsung tak jauh berbeda. Menikmati kudapan sembari mendengarkan gurauan ringan seperti sore pekan-pekan sebelumnya. Menjahili pula membantu tugas si paling bungsu saat senja tiba. Dalam benak paling dasar, kesadaran akan waktu-waktu seperti saat ini tak mampu direka ulang tertanam erat. Jika waktu tersebut telah sampai, hari berikutnya tetap akan seperti biasa menyapa.
          
          Manusia memang aneh. Benci saat masih memiliki, sayang saat telah kehilangan. Ruang liminal yang dulunya selalu terisi kini lengang. Penyesalan berikut membanjiri.
          
          Namun tentu saja; halaman baru, gores cerita baru, memori baru. Goresan penuh warna. Pilih beragam warna agar bermakna. Semakin bermakna, semakin dewasa.
          
          https://youtu.be/Cgx6d7jeO-0