hemingashaaa

anehnya gw udh di fase ngeliat manusia bukan sebagai 'seorang' saingan, melainkan hanya sekumpulan tulang yang diberi nyawa. penuh rasa haus akan validasi dan keegoisan. 
          	
          	ꫝꫀꪑꪀᧁꪖꫝꪖ

hemingashaaa

"Manusia itu hanya tumpukan tulang yang berbalut adonan bernama daging, dan beruntungnya dia diberi nyawa. Andaikan nyawa dicabut dalam sedetik, BOOM! Yang tersisa hanya tulang belulang tak berguna. Segala jerih payah, usaha, harta, sejarah, semua hanya tertinggal dibelakang. 
          
          Jadi, gunain masa hidup kalian dengan benar. Jangan karena sesuatu bernama nafas yang kalian gunakan secara gratis seumur hidup kalian, lantas merasa paling hebat diantara makhluk lainnya. Nyawa, penglihatan, pendengaran, bahkan nafas yang kalian tarik akan selalu ada harga yang harus kalian bayar." 
          
          Kalasya°ꨄ︎

hemingashaaa

kenpaaa? kenpaaa kalau gue penggila cowok cantik? 
          
          why? lagian bukan urusan lo pada kalau gue suka cwo cantik dan hamil. kenapa kalau gue suka alur brothership yang gitu-gitu aja? kenapa juga kalian ngurusin gue yang suka sama permasalahan keluarga tokoh novel? 

hemingashaaa

gue udh otw bikin cerita, lima tahun berlalu tapi kenapa rasa minder itu ga pernah bisa pudar? ketemu juga udah gak pernah, sosmed nya ga gue ikutin, tapi kenapa bayangnya masih terus berputar? wkwk 

hemingashaaa

awokawok, emang iya. pdhl sosmed gaada satupun yang berteman. wa juga udh ganti tapi masih ada rasa insecure sialan itu 
Reply