heyymatcha

Aku suka minuman matchalatte, aku suka rasa green tea, aku suka rasa taro, aku suka makanan or minuman yg creamy, aku gak suka terlalu manis, aku suka coklat tapi yang gak nyoklat banget.
          	Kadang orang bilang makanan or minuman manis itu merepresentasikan karakter kita.
          	Dari semua yang aku jabarkan di atas mungkin orang pikir aku kurang konsisten dalam hal menyukai sesuatu, tapi aku tipe orang yang menikmati proses, bukan sekadar hasil.
          	Karna bagi aku, gak harus selalu sama dengan orang lain, tapi aku juga gak menutup diri buat coba hal baru.
          	Dan aku senang belajar ngerti diri sendiri lewat hal-hal kecil.
          	Itupun dalam hal aku suka sesuatu hal yang baru, example menulis cerita fiksi ini, aku tau kalau cerita fiksi itu merupakan hasil imajinasi, khayalan, yang tidak berdasarkan hal terjadi nyata, tapi aku membuat karakter yeyun & roni semirip mungkin dengan karakter idola aku yang aku jadikan inspirasi.
          	Secara umum, fiksi bertujuan untuk menghibur, menghadirkan kisah imajinatif, dan seringkali membawa pesan moral di balik ceritanya.
          	Maka dari itu sefiksi apapun cerita fiksi yang aku tulis ini, akan aku desain lebih realistis, biar yang membaca akan relate dengan karakter yang mereka idolakan juga. 
          	Awalnya aku hanya fomo dalam menulis cerita ini, tapi karna tipe aku "tenang tapi penasaran"—aku akan mengeksplor dulu sampai yakin, lalu setia sama pilihan yang benar-benar aku rasa cocok.
          	Kadang perasaan malas dan tidak konsisten sering bikin aku gak minat untuk melanjutkan cerita, tapi karna aku merasa aku nyaman dengan isi cerita & karakter yang aku inspirasikan dalam cerita ini.
          	
          	Semoga aku bisa terus menghadirkan kisah yang bisa membawa kalian merasakan "Butterfly era" kayak karakter yang aku tulis "Roni & Yeyun"
          	Happy Reading ✍️

heyymatcha

Aku suka minuman matchalatte, aku suka rasa green tea, aku suka rasa taro, aku suka makanan or minuman yg creamy, aku gak suka terlalu manis, aku suka coklat tapi yang gak nyoklat banget.
          Kadang orang bilang makanan or minuman manis itu merepresentasikan karakter kita.
          Dari semua yang aku jabarkan di atas mungkin orang pikir aku kurang konsisten dalam hal menyukai sesuatu, tapi aku tipe orang yang menikmati proses, bukan sekadar hasil.
          Karna bagi aku, gak harus selalu sama dengan orang lain, tapi aku juga gak menutup diri buat coba hal baru.
          Dan aku senang belajar ngerti diri sendiri lewat hal-hal kecil.
          Itupun dalam hal aku suka sesuatu hal yang baru, example menulis cerita fiksi ini, aku tau kalau cerita fiksi itu merupakan hasil imajinasi, khayalan, yang tidak berdasarkan hal terjadi nyata, tapi aku membuat karakter yeyun & roni semirip mungkin dengan karakter idola aku yang aku jadikan inspirasi.
          Secara umum, fiksi bertujuan untuk menghibur, menghadirkan kisah imajinatif, dan seringkali membawa pesan moral di balik ceritanya.
          Maka dari itu sefiksi apapun cerita fiksi yang aku tulis ini, akan aku desain lebih realistis, biar yang membaca akan relate dengan karakter yang mereka idolakan juga. 
          Awalnya aku hanya fomo dalam menulis cerita ini, tapi karna tipe aku "tenang tapi penasaran"—aku akan mengeksplor dulu sampai yakin, lalu setia sama pilihan yang benar-benar aku rasa cocok.
          Kadang perasaan malas dan tidak konsisten sering bikin aku gak minat untuk melanjutkan cerita, tapi karna aku merasa aku nyaman dengan isi cerita & karakter yang aku inspirasikan dalam cerita ini.
          
          Semoga aku bisa terus menghadirkan kisah yang bisa membawa kalian merasakan "Butterfly era" kayak karakter yang aku tulis "Roni & Yeyun"
          Happy Reading ✍️

heyymatcha

Annyeonghaseyo, yeorobun!
          
          Terima kasih sudah meluangkan waktu membaca cerita ini sampai Episode 26. Perjalanan Roni dan Yeyun masih panjang, dan ke depan akan ada lebih banyak momen yang hangat, dekat, dan mungkin... terasa nyata.
          Semoga kalian bisa melihat, merasakan, bahkan sedikit menemukan diri kalian di antara mereka. Jika ada bagian yang terasa relate, semoga cerita ini bisa menjadi ruang kecil untuk mengobati, atau sekadar menemani.
          Terima kasih untuk setiap waktu yang kalian luangkan, untuk setiap rasa yang ikut tumbuh bersama cerita ini.
          Semoga aku bisa terus menghadirkan kisah yang membuat kalian kembali merasakan "butterfly era" itu—seperti Roni dan Yeyun.
          
          —By tha ✨

heyymatcha

Terima kasih banyak buat kalian yang sudah membersamai cerita ini sampai Bab 20   
          Jujur, aku nggak nyangka perjalanan Yeyun dan Roni bisa sampai sejauh ini… dan lebih nggak nyangka lagi kalau banyak dari kalian ikut merasa, ikut baper, bahkan ikut menunggu tiap momennya.
          
          Cerita ini memang terinspirasi dari couple favorit aku—vibes mereka yang hangat, sederhana, tapi dalam. Namun semua alur, konflik, dan perasaan di dalamnya tetap murni aku kembangkan sendiri sebagai cerita orisinil.
          
          Aku berharap, di antara semua yang kalian baca, ada sedikit bagian yang terasa dekat. Entah itu suasananya, perasaannya, atau mungkin… cerita yang diam-diam relate dengan kehidupan kalian.
          
          Terima kasih sudah membaca, merasakan, dan tetap tinggal sampai di sini ✨  
          Dan percaya deh… perjalanan mereka belum selesai.
          
          Di episode selanjutnya, ceritanya akan semakin berkembang—lebih dalam, lebih jujur, dan mungkin… lebih bikin deg-degan.
          
          Stay tuned ya 
          
          By tha ☺️

heyymatcha

Halo semuanya 
          
          Aku ingin sedikit berbagi kabar tentang tulisan yang sedang aku kerjakan.
          
          Cerita yang sedang kalian baca sekarang adalah karya ketigaku. Aku menulisnya dengan perasaan yang sangat menyenangkan, karena setiap karakter dan ceritanya terasa dekat sekali denganku.
          
          Tapi aku juga ingin bilang sesuatu supaya tidak ada yang khawatir.  
          Aku tidak melupakan cerita keduaku yang sekarang sudah sampai Bab 15. Cerita itu tetap akan aku lanjutkan, hanya saja mungkin ritmenya akan sedikit lebih pelan karena aku juga sedang menikmati proses menulis cerita yang baru ini.
          
          Sebagai penulis, aku benar-benar ingin kalian bisa menikmati setiap karya yang aku buat — baik yang sedang berjalan sekarang, maupun cerita-cerita sebelumnya.
          
          Terima kasih untuk semua yang sudah membaca, memberi vote, dan meninggalkan komentar. Dukungan kalian selalu membuatku semakin semangat untuk menulis.
          
          Semoga kalian bisa terus menikmati perjalanan dari cerita-ceritaku 
          
          — Tha

heyymatcha

Guys… gimana perasaan kalian setelah baca cerita aku yang kedua?
          Sekarang sudah up sampai eps 8 loh ✨
          
          Semoga kalian suka, dan semoga cerita yang aku hadirkan bisa memberi kalian pengalaman membaca yang hangat, mungkin ada bagian yang terasa dekat, mungkin juga ada yang diam-diam relate dengan kisah kalian sendiri.
          
          Terima kasih buat kalian yang sudah membaca, menunggu, dan memberi ruang untuk cerita ini tumbuh pelan-pelan.
          Aku nulisnya dengan jujur, semoga bisa sampai ke hati kalian juga