idkjustdoy

INFINITY 2 PART 32!!! 
          	
          	Sebenernya aku udah publish ulang dari tadi pagi jam 10an, tapi tadi kata salah satu readers belom keluar notif nya sampe sekarang :((
          	Ini gatau wattpad aku yang eror atau emang wattpad semuanya lagi eror. Pokoknya, kalo ga dapet notif, cek aja ya di akun aku :)) 
          	
          	THANCUUUUU ♥♥

idkjustdoy

@ SfyhAsshifaa  iya, kalo belum ada notif nya cek di akun aku aja yaaa ;)) 
Répondre

SfyhAsshifaa

@ Al_candy  blm ada notifnya juga:(
Répondre

gitaariningtyas5

@ Al_candy  gpp deh thor aku sbr ko tapi jgn sampe cerai jgn sampe leo nikah sama lesha juga intinya happy ending jgn kecewain aku
Répondre

chocobubletea

anraty_rv

Halo! Maaf ya, aku numpang promosi di sini. Semoga kamu tdk keberatan dan mungkin berkenan mampir ke ceritaku. Terima kasih!
          
          ----------
          
          Blood and Tears: Eccedentesiast
          Written by: @anraty_rv
          https://my.w.tt/bGMJPkI7tcb
          
          ----------
          
          Eccedentesiast.
          (noun) someone who hides pain behind a smile.
          
          She didn't like showing the pain, she was an eccedentesiast.
          
          ---------- 
          
          Kapan semua kehidupannya mulai hancur seperti ini ya? Kapan ya Nanta terakhir kali tertawa dan tersenyum tulus dari hatinya?
          
          Sepertinya belum terlalu lama, tapi kenapa rasanya seperti sudah seabad ya?
          
          Kehidupan pahit harus Nanta jalani ketika kedua orang tuanya bercerai. Dia tinggal dengan ibu dan papa barunya yang selalu mencari-cari kesempatan untuk mengganggu Nanta. Lalu di sekolah, dia juga tidak bisa mendapat ketenangan ketika setiap hari harus merasakan perundungan dari Ghea dan teman-temannya.
          
          Ah, setidaknya dia masih bisa merasakan tulusnya pertemanan dari sahabat-sahabatnya, Vio dan Farel. Mereka berdua selalu ada disisi Nanta dan selalu menyemangatinya.
          
          Meski kehidupannya berantakan, paling tidak dia masih bisa tersenyum.
          
          Kehidupannya tidak mungkin bisa jadi lebih buruk daripada ini, kan?
          
          Mungkin saja...
          
          Ketika dia diteror oleh sosok bertopeng badut misterius yang memancing kecemasan berlebihnya, lalu disusul kejadian berdarah mengerikan yang semakin menekan mentalnya.
          
          Ah, mungkin hidupnya memang sudah hancur.
          
          

thxexme