Next, gue udah mau empat Minggu ini selalu mengulang-ulang cerita ini karena seru banget dan sangat amat worth it untuk meluangkan waktu gue buat baca cerita ini, terlebih efek gue sangat suka cerita (Wattpad) tentang jaman Majapahit yang menceritakan sosok Sudewi itu sendiri.
Ini kisah tentang Hayam Wuruk seperti yang kita kenal gamon ama Pitaloka yang meninggal tragis pada perang Bubat, Hayam kemudian dijodohkan sama Sudewi, awal-awal chapter gue sangat menyukai intensi dari Hayam dan Sudewi, mereka lucu dan juga bikin keringat dingin secara bersamaan, tapi itu gak lama soalnya itu tadi Si Wuruk ini belum move on, terus dia punya agenda semacam berkunjung ke tiap daerah kekuasaannya dan sampai lah dia ketemu sama Praya yang mirip banget sama Pitaloka. Hubungan Sudewi dan Wuruk mulai renggang—lebih tepatnya Sudewi yang berubah ((gue sukanya tuh di sini, meskipun gak ngapa-ngapain, bukan berarti dia jadi lemah)) Sudewi biarin gitu aja gimana maunya Hayam Wuruk dan disitulah Hayam Wuruk uring-uringan karena Sudewi cuek bebek aja, sampai kegelisahannya tuh nganterin dia buat paham dengan perasaannya.
Kelebihan cerita ini sangat banyak, gue gak mampu jabarin, tapi seperti yang dikatakan kalau meluangkan waktu berharga lo untuk baca ini bakalan akan sangat worth it.
Segi kekurangannya ada, tapi cukup termaafkan. Bagian mana? Bagian narasi sih yang terlalu kepanjangan dan agak bikin ngantuk di beberapa chapter, terlalu mendetail tapi gak masalah soalnya gak keluar jalur dari pembahasan chapternya.
So far for me:
Plot 10/10
Feel 10/10
Penulisan 10/10
https://www.wattpad.com/story/336812151