ishatira26

Dia memakai foto bunga matahari lagi, seolah dia kembali lagi. 
          	
          	Aku mohon kali ini aja, aku mohon bantu aku bisa pergi dari negeri ini setelah aku bisa melihat dia dengan mata kepala ku sendiri tanpa harus berinteraksi pun gk papa. 

ishatira26

Dia memakai foto bunga matahari lagi, seolah dia kembali lagi. 
          
          Aku mohon kali ini aja, aku mohon bantu aku bisa pergi dari negeri ini setelah aku bisa melihat dia dengan mata kepala ku sendiri tanpa harus berinteraksi pun gk papa. 

ishatira26

Kenapa sih harus sakit ? Kan udah tahu gak ada yang peduli, masih aja nyusahin. Terus kalo kaya gini siapa yang susah, kamu kamu juga kan. 
          
          Tan, ini udah bukan lagi tentang dulu ketika Lo sakit masih ada bokap Lo atau uwa yang ngejagain atau ngekhawatirin Lo. Ini sudah beda jauh. Terlampau jauh malah. Jadi tolong sadar diri. Lo gak punya siapa siapa. 

ishatira26

Mas ulfi, terlepas aku mengikhlaskan kamu dan semuanya tapi aku selalu saja ingin kamu tahu apa yang tengah terjadi pada ku yang sial nya aku juga sadar bahwa kamu pun gak peduli. 
          
          mas, aku gak tahu kedepan nya akan bagaimana akan jadi apa aku, akan sukses kah aku, bisakah aku ke tempat tempat itu  atau yang paling jauh bisakah aku menikah ? jauh dari sini, aku takut. dan aku gak punya tempat untuk berkeluh kesah, atau mendpatkan rumah ku.

ishatira26

Saya ingin pulang, entah pada rumah,
          ataupun pada-Mu.
          Saya terima dengan ikhlas, keduanya.
          
          Sekali ini saja… hanya sekali ini saja,
          saya mohon, izinkan saya untuk pulang—
          walau mungkin tak sampai tujuan.
          
          Saya lelah bertahan.
          Napas ini terlalu berat, terlalu jahat.
          Mau sampai kapan?
          
          Tuhan…
          Saya ingin pulang,
          pada surga atau bahagia nya yang diagungkan oleh banyak orang.
          Sekali saja,
          saya memohon

ishatira26

Benar, tidak terikat dengan siapa pun adalah keputusan terbaik saya saat ini.
          Saya tidak harus bertanggung jawab atas perasaan orang lain, tidak harus patah hati, atau memaksakan berbagai cara agar sebuah hubungan terus berlanjut. Saya mengakui, mungkin saya belum cukup berani mengambil kesempatan itu—melihat banyak faktor yang, bagi saya, terasa mengerikan di usia 20-an ini.
          
          Saya hanya ingin menemukan jati diri saya sendiri. Bahkan ketika sedang menghadapi masalah, saya belajar untuk tidak melimpahkannya pada orang lain . Kita selalu bisa mengomunikasikannya dengan baik-baik, dan orang lain tidak layak menerima energi negatif yang bukan miliknya.
          
          Ketika teman-teman di kampung saya bertanya apakah saya sudah menemukan calon suami, saya hanya tersenyum dan menjawab: *tidak.* Saya tidak sedang mencari seseorang untuk sekadar dinikahi, tapi mencari rekan tim yang tangguh, baik hati, komunikatif, dan kooperatif—seseorang yang siap menghadapi banyak hal bersama-sama dengan visi misi yang jelas juga bertanggung jawab. Tapi mereka hanya tertawa seolah saya adalah lulucon bodoh dan bilang " kamu terlalu kebarat baratan " 
          
          justru tak ada yang salah dari itu, kami jelas berbeda. mereka memilih terikat hanya untuk mengusir kesepian nya, ingin di urusi keperluan nya, ingin selalu di mengerti tanpa mau mengerti, dan yang paling jauh ingin memenuhi hasrat biologis mereka secara gratis dan pada akhirnya menelantarkan anak anak mereka begitu saja. 
          
          saya tak ingin kelak orang yang saya cintai harus mengalami yang saya alami.  hanya itu.

ishatira26

Selamat berulang tahun tuan yang ke 27 tahun, selalu sehat dan dalam keadaan baik. Aku berdoa pula, di suatu hari entah kapan kamu dan aku kita bisa bertemu lagi dan ya aku saat itu aku berharap kamu jatuh cinta pada ku dengan sangat kuatnya. 

ishatira26

Ya Allah, jika di izinkan tolong beri saya, Titin dan Dalia waktu lagi untuk bisa berkomunikasi seperti dulu. Saya rindu mereka ya Allah terutama Titin.  Tolong buatlah dia untuk sering sering mengontak dengan saya karna bagaimanapun dia adalah orang yang pernah menjadi rumah untuk saya. 
          
          Buatlah dirinya memikirkan saya dan mau membangun komunikasi lagi dengan saya. Saya mohon, tolong beri kami kesempatan lagi. 

ishatira26

Di kemudian hari, aku berdiri di hadapan mu dengan percaya diri serta penampilan yang cukup rapih. saat itu, aku sudah tidak lagi berada di fase ini, aku tak lagi di British School, aku seorang yang berbeda jauh dari sekarang — seorang bisniswoman yang cukup sibuk. Saat kita bertemu, senyum di wajah ku akan sangat lebar bukan untuk mu lagi tapi bangga atas kehidupan yang telah aku lalui. Di sana, kamu mungkin sedikit menyesal dan banyak kagum pada ku. Aku cukup sukses, dan yang paling penting aku tak lagi membohongi siapapun atas diri ku dan bisa bepergian kemanapun yang aku mau. 

ishatira26

Termasuk Edinburgh, Korea, dan Taiwan sekalipun. 
Reply