Tak terima dengan kalimat balasan Eris. Karena, anak laki-laki pertamanya seorang anggota polisi dan juga suaminya sendiri merupakan Komjen-Pol. “Tidak semua, itu hanya oknum!” tegas Vanessa membela suami dan anaknya.
“Oknum dengan jumlah hampir setengah dari anggota polisi. Kakek, Eris izin untuk menjadikan mereka berdua sebagai sekretaris dan juga asisten. Boleh?” Eris menyudahi makan malamnya sebelum naik ke kamarnya di lantai dua.
bab baru sudah update^^ mari mampir^^
https://www.wattpad.com/story/406004182