kaishanaa

Belakangan ini lagi malas bgt buat nulis... Padahal outline dah ada, lengkap, tinggal nulis aja. (⁠。⁠ŏ⁠﹏⁠ŏ⁠)

kaishanaa

“Saat kamu mati, kehidupan semua orang akan tetap berlanjut. Satu-dua hari setelahnya, beberapa orang memang merasa sangat kehilanganmu. Akan tetapi, selepas itu, semua akan kembali seperti sebelum-sebelumnya … hingga akhirnya, mungkin hanya satu atau dua dari sepuluh orang yang benar-benar masih mengingatmu.
          
          “Maka dari itu, selagi kamu masih diberi kesempatan untuk kembali menyapa dunia hari ini, lakukan apa yang ingin sekali kamu lakukan; tidak perlu memikirkan bagaimana orang lain akan berpikir tentangmu. Karena pada akhirnya, hanya kamulah yang mengerti apa maumu, sekaligus apa yang ingin kamu capai sebelum kematian menyapa ‘hai’.”
          
          
          — kaisha na

kaishanaa

@lizan_inzagi_viero You really are the sweetest! ♡
Reply

lizan_inzagi_viero

@kaishanaa I stan u, Like minded. 
            I'm a fan of yours
Reply

kaishanaa

Welcome to the Scorch, everyone! 
          HOLE: https://www.wattpad.com/story/401878574

kaishanaa

@lizan_inzagi_viero thanks so much! your words mean a lot to me! ^^
Reply

lizan_inzagi_viero

@kaishanaa keep fighting, slay  !! 
Reply

kaishanaa

Malam, Semua. Untuk pembaca “HOME”, tempo hari aku ada bilang kalau bakal publish bab pertama “HOLE” tanggal 6 Desember ini, tapi rupanya ada satu-dua hal di rl yg buat aku belum bisa penuhin itu. Maaf, ya. Aku enggak bisa janji kapan bisa publish-nya, tapi semoga secepatnya. Trims. (⁠╥⁠﹏⁠╥⁠)

kaishanaa

“HOME | the maze runner” akhirnya tamat! (BERSORAK!) 
          Hampir setahun … huft. Masih belum menyangka kalau book ini bisa tamat …. 
          
          Anw, yg berkenan baca, silakan, ya! Selamat maraton! 
          HOME: https://www.wattpad.com/story/385668116

kaishanaa

@ewlin_ AHHH, KEMBALI KASIH, SAYANGKUU! Terima kasih juga dah sabarr nunggu book-nya sampai tamat pdhl sempet hiatus lama waktu ituuu (emot ketawa miring)! ✧⁠◝⁠(⁠⁰⁠▿⁠⁰⁠)⁠◜⁠✧
Reply

ewlin_

@ kaishanaa  KAKKK MAKASIH UDAH NULIS CERITA SEBAGUS INIII. Terimakasih atas kerja kerasnya. Aku ga espek cerita nya bakal banyak chapter nya, tapi aku suka seriusss, kk nanti booknya jgn diprivat lama2 yaaaa :>( kebanyakan author suka privat cerita nya padahal cerita nya sebagus ituuu, knp yaaa •́⁠ ⁠ ⁠‿⁠ ⁠,⁠•̀). Sekali lagi terimakasih ya kakkk, lain kali boleh dibagi tips gaya nulisnyaaa (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠)⁠❤
Reply

kaishanaa

Muak bgt, sialan.

lizan_inzagi_viero

@kaishanaa okay fine, glad to meet you 
Reply

kaishanaa

@lizan_inzagi_viero well, i totally forgot why, but i'm glad someone asked
Reply

kaishanaa

Mulanya, aku berkata dan bertekad bahwa “Titik Henti” tidak akan hanya berisi tentang seseorang spesifik yang kujumpai, melainkan tentang kehidupanku secara keseluruhan. Akan tetapi, rupanya tidak ada yang dapat kupikirkan kecuali sosokmu setelah hari itu.
          
          Konyol, mungkin. Dan, bahkan kamu akan menertawakan ini kalau-kalau kamu membacanya. Akan tetapi, aku bersungguh-sungguh dengan apa yang kukatakan.
          
          Bahwa sampai detik ini pun, segalanya masihlah menyangkut tentangmu.
          
          Kamu kerap sekali mampir di mimpiku. Mengetuk pintu, masuk ke dalam rumah. Kita mengobrol, tertawa, seolah segalanya mungkin—seakan kita menertawakan takdir, menertawakan diri kita sendiri. 
          
          Lucu sekali. Konyol sekali.
          
          Ingin rasanya aku berterus terang mengatakan itu semua kepadamu, tetapi aku tahu aku tidak seberani itu. Aku terlalu takut untuk melakukannya.
          
          Jadi, hanya sebatas inilah yang mampu kulakukan—menulismu di sini, membuatmu abadi, supaya aku dapat mengenang segalanya nanti-nanti. Maka dari itu, kuputuskan bahwa buku ini, “Titik Henti”, kudedikasikan untukmu. Tuanku.
          
          Terima kasih. ♡
          
          Tertanda,
          Kaisha Na.
          
          
          “Titik Henti”: https://www.wattpad.com/story/307311259

RissaRissa077

@ kaishanaa  Dalam sekali (⁠╥⁠﹏⁠╥⁠)
Reply

kaishanaa

ketika hanya prolog yang tertulis pada buku itu 
          https://www.wattpad.com/1582547608 
          
          “Akan tetapi, ingatlah bahwa itu tidak menutup kemungkinan kamu akan menemukan cerita yang kamu ingin baca pada buku yang lain nantinya.
          
          “Berilah jeda, waktu istirahat. Bacalah lebih banyak buku dan belajar. Barangkali, pada salah satu buku itu, kamu akan menemukan cerita yang ingin kamu nikmati itu. Kisah yang bermula dari prolog, runtut hingga epilog—sebuah kisah dengan akhir bahagia yang kamu inginkan.
          
          “Jadi, janganlah menuntut. Apabila kamu merasa buku ini tidaklah cocok denganmu, maka tinggalkanlah—jangan terlalu berlarut-larut. Segera carilah buku yang ingin kamu baca itu, karena boleh jadi buku itu sudah menunggu untuk kamu nikmati kisahnya.”

kaishanaa

“Rupanya aku kalah—aku belum terbiasa tanpamu, bahkan hingga detik ini. Dan, rupanya aku juga lemah—air mataku masih saja luruh setiap kali sosokmu muncul dalam benakku, mengingatkan padaku betapa beruntungnya diriku, dulu.
          
          “Selama ini, aku sungguh ingin tahu bagaimana kamu dapat menyembunyikan segalanya dariku—perasaanmu, emosimu. Ataukah jangan-jangan itu semua memang tak pernah ada selama ini? Kalau memang tak pernah ada, aku benar-benar pihak yang kalah di sini. Karena, percayalah, dadaku bahkan masih saja sesak setiap kali melewati tempat yang dulunya kita kunjungi.”
          
          
          — kaisha na