Aku menulis
karena diam terlalu gaduh.
Di antara huruf-huruf yang runtuh,
aku menyimpan hal-hal yang tak sempat terucap,
lalu membiarkannya tinggal
di ruang yang tak pernah benar-benar ada.
Jika kau menemukan dirimu di sini,
barangkali kita sedang menunggu
hal yang sama-sama tak kita mengerti.
- JoinedFebruary 19, 2026
Sign up to join the largest storytelling community
or
Stories by Kaka Cupu
- 7 Published Stories
Anomali
236
11
12
"Sempurna itu membosankan, sampai sebuah glitch bernama Raka datang merusak segalanya.
Bagi Zara, Raka...
G.O.P (Geng Ora Penting)
707
78
43
Bagong, Jekek, dan Mirah adalah tiga sekawan yang duduk di bangku paling belakang kelas XII IPA 3. Mereka pun...
Masalahnya Kita
959
47
17
Kita ingin hidup lebih baik.
Tapi kita menunda.
Kita ingin dihargai.
Tapi kita tidak konsisten.
Kita ingin du...