Aku menulis
karena diam terlalu gaduh.
Di antara huruf-huruf yang runtuh,
aku menyimpan hal-hal yang tak sempat terucap,
lalu membiarkannya tinggal
di ruang yang tak pernah benar-benar ada.
Jika kau menemukan dirimu di sini,
barangkali kita sedang menunggu
hal yang sama-sama tak kita mengerti.
  • JoinedFebruary 19, 2026



Stories by Kaka Cupu
Anomali by kakacupu
Anomali
​"Sempurna itu membosankan, sampai sebuah glitch bernama Raka datang merusak segalanya. Bagi Zara, Raka...
ranking #57 in rindu See all rankings
G.O.P (Geng Ora Penting)  by kakacupu
G.O.P (Geng Ora Penting)
Bagong, Jekek, dan Mirah adalah tiga sekawan yang duduk di bangku paling belakang kelas XII IPA 3. Mereka pun...
ranking #133 in cerita See all rankings
Masalahnya Kita by kakacupu
Masalahnya Kita
Kita ingin hidup lebih baik. Tapi kita menunda. Kita ingin dihargai. Tapi kita tidak konsisten. Kita ingin du...
ranking #3 in makna See all rankings