kenawriterblock

OMG halooo

furongxie_81f1

@ kenawriterblock  iya deh...
Reply

Latvitrus

@ kenawriterblock  AKU TAKUT BANGET KAMU JADI BENCI AKU
Reply

kenawriterblock

@Latvitrus  OH INGETTT, TAPI AKU LUPA ASLI KENAPA KITA LOST KONTAK . MAAF YA U ´꓃ ` U
Reply

ciaaazz

Permisi kak! Ijin Promosi! untuk karya terbaru saya (* ´ ▽ ` *). Terima Kasih, kak.
          
          https://www.wattpad.com/story/405231632?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=ciaaazz
          
          --゚+.。♪▪︎゚--
          
          "Bunga teratai indah di rawa,
          Akarnya kuat di lumpur yang sunyi.
          Kau mekar sempurna, belahan jiwa,
          Temaniku selamanya, di kala sepi."
          
          --゚+.。♪▪︎゚--
          
          Sejak kecil, Zergan hanyalah teka-teki, sebuah nama yang selalu absen meski Anabella penasaran. Takdir seolah sengaja menunda pertemuan mereka.
          
          Penundaan itu berakhir dramatis di kampus. Saat Anabella diserang Nathan, Zergan muncul sebagai penyelamat misterius. Pertukaran ID Card yang tak disengaja membuat mereka terikat.
          
          Namun, cinta yang baru bersemi ini memicu konflik sengit dengan sahabat lama, Jayden, yang cemburu dan menuntut Anabella memilih.
          
          Inilah kisah tentang cinta yang tertunda, yang harus melewati pertikaian sengit demi meraih mimpi bersama.
          
          Apakah Anabella memilih sahabat yang sudah lama ia kenal, Jayden? atau justru memilih orang baru, Zergan?
          

ameiranou

Halo hai, izin promosi ya:)
          Kalau berkenan, silahkan mampir♥️
          
          [Axelardo: (Not) Bad Papa]
          
          Selama hampir dua tahun, Axel mencoba berdamai saat status duda tersemat padanya, juga menerima statusnya sebagai seorang ayah dari anak yang ibunya entah ke mana. Jangankan sang anak, Axel sendiri tidak tahu siapa ibu dari anaknya.
          
          Namun, tetap saja. Kebenaran itu harus ia sembunyikan, termasuk dari kekasihnya. 
          
          Lantas, bagaimana jika rahasia itu tiba-tiba meledak bagai bom waktu pada saat yang tidak tepat? Masalahnya, bom itu meledak saat ia baru saja memulai kisahnya dengan sang kekasih. 
          
          Axel membenci nasibnya, apalagi saat kekasihnya memilih mundur karena kecewa. Dia merasa telah dibohongi Axel. 
          
          Pada akhirnya, rasa ketidaksukaan Axel pada sang anak mulai tertanam.
          
          Kei, putrinya. Adalah sumber bahagia sekaligus lukanya. 
          
          "Dari awal, kamu memang nggak pantes jadi ayah, Axel."
          
          [18+]
          
          https://www.wattpad.com/story/311942783