kesatria_komet

Gaesss yang belum mampir ke cerita ku yang berjudul Neon Hearts ataupun Prequel Neon Hearts. Jujur kalian wajib mampir. Pasti kalian suka hehe
          	
          	Semoga suka. Jangan lupa selalu like dan komentar nya. Makasihhh

kesatria_komet

          Yang belum mampir keceritaku ini, kalian harus mampir dulu, pasti suka hehe. Ayoo mampir!
          
          Mohan Arkana dan Keila Callista telah berpacaran selama 2 tahun. 
          
          Mohan mencintai Keila lebih dari mencintai dirinya sendiri. Masa lalu Keila yang kelam, tak pernah menggoyahkan keputusannya memilih Keila. Bagi Mohan, Keila adalah Cahaya Lampu yang menerangi hidupnya dan memberi warna baru pada dunia yang sempat gelap.
          
          Gimana kelanjutan kisahnya. Ayoo mampir di jamin ga nyesel hehe. Terima kasih
          
          
          https://www.wattpad.com/story/405233647?utm_source=ios&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=kesatria_komet

jestheraaile

Halo Kaka izin promosi ya
          
          https://www.wattpad.com/story/401209901?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=jestheraaile
          
          18+
          Suasana disuatu tempat di Sma Ganesha terlihat sangat mencekam.
          
          "Kenapa lo ada di sana sama dia" ucap seseorang suaranya sangat rendah dan tenang tetapi penuh ancaman. 
          
          Terus melangkah kini hanya berjarak satu jengkal dari Jesthera. Wajahnya yang sempurna terlihat jelas di bawah cahaya remang rahangnya tegas matanya tajam dingin dan menusuk.
          
          "Bukan urusan lo. Gue bebas milih mau sama siapa" ucap Jesthera masih tenang dengan tatapan yang menantang sambil menepis orang itu yang tadi sempat mencengkeram lengannya.
          
          "Bebas?" ucap orang itu dengan sudut bibir yang terangkat sedikit membentuk senyum tipis yang kejam. 
          
          "Sejak kapan barang gue bisa bicara tentang bebas?" Dia kembali melangkah maju satu langkah membuat Jesthera mundur selangkah ke dinding. 
          
          "Gue bukan barang lo" sahut Jesthera.
          
          "Oh ya?" 
          
          Tatapannya mengunci Jesthera seolah menguliti jiwanya. Dia terus melangkah maju mengikis jarak wajahnya yang sempurna itu tak menunjukkan emosi namun aura dominasinya begitu kuat sampai Jesthera tidak bisa bergerak punggungnya kini menempel di dinding yang dingin.
          
          "Look baby girl" bisiknya dengan suara serak dan dalam tepat di telinga Jesthera membuat bulu kuduk gadis itu meremang. 
          
          Dia mengangkat tangan kirinya jari-jari panjangnya yang dingin dengan lembut namun memaksa memegang dagu Jesthera. Lalu menarik dagu gadis itu ke atas memaksa pandangan gadis itu bertemu langsung dengan tatapan tajamnya. Mata gelapnya mengunci mata Jesthera seolah ingin melihat sampai ke dasar jiwanya. Aura dominasi yang tak tergoyahkan menyelimuti Jesthera membuatnya tak bisa lagi berpaling.

kesatria_komet

Oke nanti aku mampir ya
Reply