laraluka

HAYYYY, AKU COMEBACK! 
          	
          	maaf ya jelly... Aku sempet down berhari-hari dan ga pernah kepikiran alur lanjutannya, insyaAllah besok senin Aku up lebih banyak sekaligus ^ ̳ට ̫ ට ̳^

zizethetic

Haii kak, izin promosi ya:)
          
          
          
          Zeya bukanlah wanita biasa. Terlahir di bawah bayang-bayang warisan yang megah, dia adalah simbol keanggunan dan kekuatan, seorang putri yang tampak memiliki segalanya, kasih sayang tanpa syarat dari seorang kakak laki-laki yang menjadi pelindung, dan cinta yang tulus dari seorang pria yang bersumpah untuk menjaganya.
          
          
          Di hadapan dunia, Zeya adalah patung porselen yang tak bercela, mengenakan topeng keberanian yang sempurna untuk menutupi jiwa yang runtuh di dalamnya. Dia adalah seorang pejuang yang berjuang setiap hari melawan badai batin, memoles senyumnya agar dunia tidak pernah melihat retakan di hatinya.
          
          
          Namun, di dunia di mana kekuasaan dan ambisi sering kali mengalahkan darah, pengkhianatan muncul dari arah yang paling tidak terduga, merobek hati Zeya dan mengubah setiap momen kebahagiaan menjadi luka yang perih. Kasih sayang kakaknya menjadi perisai yang semakin berat untuk dipegang, dan cinta yang dia percayai menjadi racun yang mematikan.
          
          
          
          Dapatkah topeng porselen Zeya bertahan, atau akankah kerapuhannya yang tak terucap akhirnya menghancurkan segalanya?
          
          
          
          
          https://www.wattpad.com/story/411134655?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=zizesukacoklat

laraluka

Hay jelly! 
          
          Maaf ya, untuk seminggu kedepan aku nggak update sama sekali, aku mau fokus STS dulu, selesai STS aja bakal update kaya biasanya kok ໒꒰ྀི๑ᵔ ᵕ ᵔ๑꒱ྀིა
          
          Mohon pengertiannya ya jelly, terima kasih jelly! 

laraluka

Hay jelly! Boleh nggak aku curhat dulu, dikit aja kok ╥﹏╥
          
          Beberapa hari ini, jujur saja aku kehilangan semangat untuk kembali menuli cerita. "Rumah Yang Kian Runtuh." bukan karena semata tidak memiliki ide ataupun malas (kadang sih ini penyebabnya) tapi lebih ke— aku kehilangan penyemangat. Dulu... Setiap aku nulis pasti ada yang kasih saran, bikinin sampul, ngajak revisi bersama-sama, bahkan dia minta bikin cerita bersama. Tapi jujur, kalau di inget-inget atau ketemu orangnya langsung bikin aku gedeg dan malas, habisnya aku nggak pernah lupa dia gosting aku. 
          
          Maaf, cuman curhatan yang... Mungkin nggak penting? Aku hanya ingin melepaskan sedikit keluh kesah ku di sini. 
          
          Terimakasih jelly!