"Mang, jangan mang... sakit, mang..." Tubuh kecil itu terus merengek. Namun pria dewasa bernama Sakti sama sekali tidak menghiraukannya. Justru semakin cepat ia bergerak maju, mendorong hingga batas paling dalam.
Akash mendesah kesakitan, merasakan sensasi menjepit yang menyengat di pusat sensitifnya. Meski suaranya sudah tidak seberisik di awal, mimik wajahnya cukup menjelaskan bahwa tubuhnya mulai menerima. Sesekali lolongan kecil lolos dari bibir mungilnya.
***
Duh..
Ada yang suka sama underage?
Pihak WP bisa gak ya diizinin