“Bele, menurutmu siapa yang akan mengungkapkan perasaannya terlebih dulu?” Lunox berceletuk, sikutnya ia letakkan di atas lutut, sementara tangannya menyanggah dagu.
Belerick mengalihkan perhatiannya dari burung kecil yang bermain di atas kepalanya, lalu menatap pada dua pria yang sedang Lunox bicarakan. “Aamon,” sebut Belerick jujur.
sneak peek saja soalnya aku gabut