BAB 19: ELEVATOR PITCH
"Bukan alur yang hebat yang membuatmu layak diingat, tapi jiwa yang kau titipkan di sela-sela katanya."
------
"Ini bukan kisah tentang desa yang hilang atau puncak gunung yang tinggi," Aria memulai, suaranya rendah namun berwibawa. "Ini adalah kisah tentang seorang pria yang sudah lama mati di dalam hatinya. Seseorang yang pernah menghancurkan dunianya sendiri karena kebodohannya, yang kehilangan adiknya karena mencoba menjadi tuhan di atas kertas. Dia adalah bayangan yang sudah menyerah pada kegelapan, menunggu untuk dihapus secara permanen."
Aria berhenti sejenak, lalu menoleh ke arah Tania. Tatapannya melunak, sesuatu yang jarang ia tunjukkan.
"Namun, di tengah kehampaan Margin, dia bertemu dengan seberkas cahaya yang tidak masuk akal. Seorang gadis yang namanya sudah dihapus, tapi tetap bersikeras memberikan warna pada batu yang mati. Gadis itu tidak hanya membawa pena; dia membawa harapan yang memaksa si Bayangan untuk kembali bangun. Ini adalah kisah tentang bagaimana kegelapan tidak lagi membenci cahaya, melainkan belajar untuk menjaganya agar tidak padam, karena tanpanya, sang Bayangan tidak akan pernah memiliki bentuk."
Aria kembali menatap CoCo. "Ini adalah premis tentang dua anomali yang saling melengkapi dalam naskah yang rusak. Tentang bagaimana sebuah kesalahan tulis bisa menjadi kalimat yang paling indah jika dibaca bersama-sama."
https://www.wattpad.com/1608933266-aksara-rahasia-tinta-semesta-bab-19-elevator-pitch