Halo semuanya, my beloved readers!
Author mau bagi sedikit random thoughts soal kenapa author milih jalan yang agak beda sebagai author di platform ini. Mungkin kalian sadar, di saat banyak cerita yang penuh drama berat, author milih buat stay di jalur yang "aman".
1. My Personal Rule: No Mature Content
Dari awal, author punya prinsip untuk avoid adegan yang terlalu sensitif atau intim. Author juga nggak mau ada tema pengkhianatan dalam hubungan di ceritaku. Kenapa? Karena author pengen bikin comfort zone buat kalian. Author mau cerita ini jadi tempat kalian istirahat, bukan malah bikin pikiran makin berat.
2. Bringing the Local Vibes
Salah satu alasan utama author nulis adalah karena aku ngerasa lokal buat Jenlisa itu masih jarang banget. I mean, it’s hard to find, atau mungkin author aja yang kurang jauh nyarinya? Hehe. Makanya, author mutusin buat bawa mereka ke suasana lokal yang lebih relatable sama kehidupan kita sehari-hari.
3. Why School Life?
Kenapa hampir semua ceritaku latarnya anak sekolah? Because it’s pure and cute! Masa sekolah itu masanya konflik yang ringan tapi ngena banget di hati. Ada rasa hangat yang beda pas nulis tentang seragam, kantin, dan cinta monyet. It’s just so nostalgic and healing for me.
4. The Struggle of Publishing
Jujur, awalnya cerita ini cuma buat konsumsi pribadi. I was hesitant to publish it. Author takut kalau udah di-publish, author punya kewajiban buat lanjutin terus karena nggak mau bikin kalian nunggu. Ada juga rasa takut soal plagiarism, tapi author mikir lagi... maybe this story can motivate someone. Author tahu kalian juga lagi searching buat cerita lokal yang manis kayak gini, so here I am! Author mutusin buat share ini buat nemenin hari-hari kalian.
Thank you for being here and supporting my journey!