OrpusMerd

⋅ ๑ ┈┈┈ Halo, kak! Aku Orpus^^
          
          ﹏‧₊˚ ۪۫ ‧ Sebelumnya maaf, aku tidak bermaksud mau mengotori wall kakak. Tapi, terima kasih sudah vote cerita aku kak ‧₊˚,,
          
          ﹏‧₊˚ ۪۫ ‧ Cinta banget deh, aku jadi semangat nulis nya berkat kakak! Terima kasih banyak ya kak! Semoga kakak suka sama karyaku, jika berkenan silakan mampir ke karya aku lainnya diakun ini maupun diakun @PocaleMpus@NagaBrOwN@Vellichxr_oval ‧₊˚,,
          
          
          ⴰ
          胞

Uknowlily

"Mahluk kecil, Tenang lah di sana."
          
          Di dalam kegelapan, kedua tangan mungilnya terpaut. Hanya mengandalkan sinar Rembulan yang begitu sempurna sebagai penerangan.
          
          Nyanyian itu benar-benar lembut, tenang dan menggema terbawa oleh Angin malam. Iris merah berbinar yang terpejam itu perlahan-lahan terbuka.
          
          Ia duduk di tanah hutan yang begitu gelap. Ia tidak takut, tatapannya setenang Hamparan Bintang. Berbinar.
          
          Di depannya sebuah Gundukan tanah kecil. Menandakan sesuatu telah di kubur dengan layak di dalam Tenang nya malam itu.
          
          "Tidurlah, Mahluk kecil."
          "Ameen."
          
          [] Theory of Happiness "87789"[]

melodi_bloom

@ Uknowlily  semangatt 
Reply

Uknowlily

"itu sangat gelap.."
          "Baunya aneh.. tapi Aku tau itu Pasti Lily.."
          
          "Hiks.. hiks.. Norman.."
          "L-lily.. berdarah.."
          Tangis Emma pun pecah begitu ia ambruk di lantai, Dan Norman Menatapnya dengan iris mata yang membulat karena kengerian.
          
          
          
          Ayooo guysss TPN×OC sudah update chapter terbaru!!!
          
          https://www.wattpad.com/story/412143577?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=Uknowlily

r4inyyday