Susah payah hidup mulai dari sinar mentari menyambut hingga meredup. Demi nasi atau sepotong roti.
Berjarak-jarak terlampaui, terkungkung rutinitas pagi mungkin hingga mati, terjebak lalu lanjut menjebak seperti sirkulasi.
Bisa diam tapi itu cuma 2 dalam 7 atau bahkan 1 dalam 7. Dalam sebuah kata yang membungkus rapat " SABAR ".