nataliafuradantin

Tetanggaku gantengnya gak ada akhlak, gitu juga kelakuannya ....
          *****
          Salam kenal, Kak. Suka sama Jimin BTS dan Suzy? Cerita ini cast-nya mereka berdua. Lucu, sedih, dan baper. Cerita tentang Cinta, Tanggung jawab, dan Kesetiaan. Seru pokoknya.
          *****
          Gimana Titi nggak kezel bin galau, coba? Mamanya sakit keras, eh, mantan pacar nggak terima diputusin, malah mepetin terus minta kawin. Catet! Dia mantan, loh ya, mantan! 
          Emang, sih, Ferry tuh duda keren, tajir melintir, pemilik perusahaan farmasi terbesar di tanah air, tapi kalau kelakuannya amit-amit, masa nurut aja? 
          
          Setelah pulang kampung demi merawat mama dan menghindar dari Ferry, Titi ketemu tetangga aneh. Dia seorang dokter hewan muda yang sederhana, bernama Jim. Yang ini pun sama aja gesreknya. Wajah sih lembut, senyumnya cantik kayak Jimin BTS. Eh, nggak taunya, dia juga pengacau hari. Ada saja kelakuannya yang membuat Titi ternganga-nganga.
          
          Tapi Jim sweet banget. Titi langsung lengket. Habis, di balik tingkah absurdnya, Jim berhasil membawa warna pelangi ke dalam hidup Titi yang kelabu. Sekarang, Titi galau memilih antara Ferry atau Jim.
          
          Benarkah Ferry seburuk yang dipikirkan Titi?
          Benarkah Jim serius pada Titi?
          
          Titi terpaksa mendaki gunung dan menuruni lembah perasaan buat memahami bahasa cinta. 
          .
          
          https://my.w.tt/wKaiimIWrcb

sagisagiya

Hallo, ini Biya. Khaliluna Anbiya. 
          Gadis lapuk di awal 30-an tahun yang masih enggan melepas masa lajangnya.
          
          Siapa peduli kalau orang-orang menyebutnya perawan tua? Mereka bahkan tak segan-segan menjadikan Biya sebagai pusat bisik-bisik dan perhatian.
          
          Tapi bagi Biya semua itu nggak penting. Toh gadis yang sudah menginjak umur kepala tiga itu selalu berprinsip "Selagi gue bahagia, persetan sama omongan orang."
          
          Begitulah sekiranya keyakinan teguh yang selalu Biya pegang. Lagipula nggak ada yang salah dari hidupnya. Lajang itu bukan AIB. Lajang jaman sekarang itu trendi. Right?
          
          Tapi kehidupan Biya yang terbilang aman dan bebas hambatan itu seketika jungkir balik saat Om Bagas memintanya mengisi posisi sekretaris menejer baru yang sekarang tengah kosong.
          
          "Aargh! JINGGA SIALAN!"
          
          .
          
          Askara Jingga. Bujang. 27 tahun. Songong, sombong, minus etika - dan anggap saja bisu. Tipikal bos-bos rese yang hobi menyiksa bawahan. Selalu sengit tiap kali menatap keberadaan Biya.
          
          Bagi lelaki blesteran Korea dan setengah surga itu, sosok Biya sudah seperti sumber dari segala macam masalah dan kesialan.
          
          "Kalau kamu manusia yang punya etika, kamu pasti tau namanya hukum timbal balik."
          
          Sial! Apalagi yang bisa Biya lakukan untuk mengembalikan hidupnya ke posisi semula - terbebas dari segala keruwetan ini? Kalau sepanjang hari dia harus berurusan dengan makhluk minus etika seperti Askara Jingga?
          
          Dibaca dulu gess..
          Pelan-pelan, tarik napas..
          Simpang di daftar bacaan..
          Tungguin notifikasi update..
          Siapa tau suka :)
          
          https://www.wattpad.com/story/234309515-ending-choice

MyFutureee

•••••https://my.w.tt/zdrIB0dYH7
          
          "Satya. Elo jadi nikah sama anaknya Lurah?"
          
          "Kayak gak ada cewek lain aja. Sinta emang cantik tapi ..."
          
          "Tapi GAK WARAS."
          
          "Gue gak sengaja buat dia bunting. Bukannya gue gak bersyukur dapat istri yang tajir. Tapi masak gue harus ngrawat bocah."
          
          Satya Sampurna preman desa yang turun ke kota. Tak sengaja dia menolong wanita yang di goda sejenis dirinya. Nafsu atau rayu tak sengaja melabuhi pikirannya tapi itu sudah terjadi dan terlambat untuk dicegah. Bapaknya seorang kepala desa yang meminta pertanggung jawaban darinya. Mau nolak tapi sudah cetak anak kalau di terima, mukanya mau ditaroh di mana. Seorang preman kelas kakap menikah dengan bocil bukan fisiknya tapi otaknya.
          
          MONGGO YANG TERTARIK!
          
          https://my.w.tt/h6co2ywKj9
          
          Apakah tidak ada kata maaf untuk pria pendosa seperti ku. Saat ribuan maaf dan kata sesal terucap ribuan kali tapi, tetap saja kamu tidak bisa memberi sebuah kesempatan untukku, meskipun ikatan suci telah mengikat kita.
          
          Selama 3 tahun pernikahan kita, tidak adakah sedikit rasa sayang untuk anak kita.
          
          (Ardito Maulana Malik)
          
          Seumur hidupku aku sangat membencimu pria sialan! Pria sepertimu tidak layak mendapatkan cinta dari seorang gadis yang telah kau renggut paksa kehormatannya saat terbaring lemah tak berdaya. Aku malu memiliki suami sepertimu di saat usiaku 17 tahun dan itu bukan cinta tapi, keterpaksaan.
          
          Sembilan bulan aku mengandung dan tidak akan menerima anak ini, TIDAK AKAN!
          
          ( Tiara Venustia)
          
          
          "Jika itu semua membuat mu bahagia aku akan siap melepas mu. Lebih baik hatiku hancur dari pada putra kita semakin hancur karena ulah mu."
          
          "Dari dulu aku ingin mendengar kata itu. Akhirnya aku bisa bernafas lega saat diriku terlepas dari pria menjijikan seperti dirimu."

acmecharmolypi

Tamparan, jambakan, pukulan, dan cambukan terus mendarat di tubuh ringkih gadis tanpa sehelai benang itu. Ia terus menangis memohon ampun kepada pria yang tengah menyiksanya dengan brutal. Gadis itu merangkak dengan tubuh yang bergetar, dengan susah payah ia mencium punggung kaki beralas pentofel itu.
          
          "Ma-maaf kan aku, Tuan." -Alana Zoebauer
          
               Pria itu membuang belt yang ada di genggamannya ke sembarang tempat. Ia berjongkok, dengan kasar pria itu menjambak surai cokelat milik Alana.
          
          Plak..
          
               Suara tamparan kembali bergema di dalam ruangan putih itu, darah kembali mengalir di sudut bibir Alana. Ia kembali terisak menahan rasa sakit yang sangat menyiksanya.
          
          "Aku tidak membutuhkan permintaan maaf mu!!" -Edgar Jhona Burjack
          
          Hai, aku bolabolakeju. Mampir ke cerita ku yuk, jika kamu penasaran kelanjutannya dan jangan lupa vote, comment, and share ya. Terima kasih!!