monsei66

Di bawah hujan deras, aku berhenti melangkah. Mendongakkan kepalaku yang kini sepenuhnya basah. Aku memejamkan mata, menikmati hujaman air yang terus menyerangku.
          	
          	Ah, rasanya tidak semenyakitkan dengan perasaanku hari ini. Mungkin akan lebih baik menusukkan sebuah pisau ke dadaku agar tidak merasakan sesak yang menyiksa ini. Lalu tidur panjang hingga cemoohan orang-orang jahat itu tak terdengar lagi. Meninggalkan dunia tipu ini dengan damai walau sementara.
          	
          	Aku tersenyum samar membayangkannya. Bukankah itu lebih baik?
          	
          	Lalu bagaimana dengan orang-orang baik yang selama ini selalu menyelimutiku?

monsei66

Di bawah hujan deras, aku berhenti melangkah. Mendongakkan kepalaku yang kini sepenuhnya basah. Aku memejamkan mata, menikmati hujaman air yang terus menyerangku.
          
          Ah, rasanya tidak semenyakitkan dengan perasaanku hari ini. Mungkin akan lebih baik menusukkan sebuah pisau ke dadaku agar tidak merasakan sesak yang menyiksa ini. Lalu tidur panjang hingga cemoohan orang-orang jahat itu tak terdengar lagi. Meninggalkan dunia tipu ini dengan damai walau sementara.
          
          Aku tersenyum samar membayangkannya. Bukankah itu lebih baik?
          
          Lalu bagaimana dengan orang-orang baik yang selama ini selalu menyelimutiku?