urJena1

Hai ka maaf ngotorin wallnya ya, izin numpang promosi 
          
          "Aku selalu di dekatmu, Evelyn. Kau hanya perlu menyebut namaku."
          
          Evelyn yang masih bergetar ia beranikan diri untuk mendongakkan kepalanya. Ia yakin suara itu dari sosok yang selama ini menjadi penyelamatnya. 
          
          "Dan mendesahkan namaku."
          
          https://www.wattpad.com/story/410181952?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=urJena1