nadafadiyaya

Hallo semuanya, maaf nih sempat ga update kemaren 
          	
          	Mari Baca 
          	
          	https://my.w.tt/ALanL8mG92

rrreth

Hi Kak! Berminat mampir ke ceritaku?
          Latar Seoul dan ttg kehidupan remaja di sana.
          Bisa tinggalkan jejak berupa comment, atau klo suka bisa pencet bintang di kiri bawah
          
          
          
          Those Memories
          https://my.w.tt/yqhJ4Lsuq3
          
          Hujan mengguyur Seoul siang itu. Bulir-bulir air menempel di jendela Cafe dan pertokoan. Membuat pemandangan jalanan tampak lebih indah jika dilihat dari dalam.
          
          Seorang gadis berambut sedada tampak fokus pada buku di hadapannya. Sambil sesekali menyeruput Americano miliknya dengan uap masih mengepul.
          
          Gadis itu segera mengernyit begitu cairan pahit bernama kopi menyentuh lidahnya. Sepertinya ia salah telah membeli Americano.
          
          Untuk pertama kalinya setelah setengah jam keheningan. Mata hazel gadis tersebut menatap manik coklat jernih lelaki di depannya, yang menatapnya tajam seraya menyeruput secangkir espresso. 
          
          Berbeda dengan gadis ber-hoodie putih yang akhirnya menatap ke arahnya, ekspresi laki-laki itu tetap datar saat merasakan pahitnya espresso. 
          
          "Kau tahu? Semua kenangan itu, sepahit apa pun mereka. Tetap layak kau genggam. Layaknya secangkir kopi,"