Hari ini kembali mengulang pola yang sama:
bangun dari tidur, bergegas bekerja,
pulang lagi di waktu yang hampir sama
rutinitas yang terasa datar, membosankan,
seperti halaman buku yang isinya itu-itu saja.
Namun di sela-sela langkah yang berulang,
mata dan telinga masih menangkap suara negeri:
berita yang saling silang, janji yang tak kunjung nyata,
narasi yang berubah arah seiring angin berhembus,
hingga kita hanya bisa bertanya dalam hati:
Ke mana sebenarnya negeri ini hendak dibawa?
Antara hidup yang harus terus berjalan,
dan hati yang tak bisa menutup mata
itulah kenyataan yang harus kita jalani.