nanda_kimm

Lanjutan Kosan Bu Sumarni besok ya wan kawan.
          	
          	Maaf Minggu ini aku lagi hectic, jadinya tulisan terbengkalai •́  ‿ ,•̀
          	
          	Tapi aku usahain bulan ini tamat. Aamiin
          	

NdangZul

@ nanda_kimm  Nda sabar nunggu updatenyaa
Reply

cutiepyuti

@nanda_kimm semangatt kak kim! i love your works so muchhhhhhh
Reply

SartikaId

@ nanda_kimm  nungguin bgt nih kak
Reply

niasukamu--

Haii kakak, aku ijin promosi yaa 
          Voteback yukk kak
          
          
          "Vena mana Ren?"
          
          "ditaman"
          
          "kok ga bareng lo?"
          
          "gw udah putus sama dia"
          
          "what kenapa?"
          
          "adalah pokoknya"
          
          Nadia mencengkram kerah seragam Rendra 
          
          "cepat bilang ke gw apa alasan lu putus!"
          
          Rendra melepaskan cengkraman Nadia dari kerahnya 
          
          "ga semua hal lo harus tau"
          
          https://www.wattpad.com/story/404005686?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=niasukamu--

Zhygrasea

Halo kak, ijin promosi yaa, maaf jadi ganggu halamannya ^^
          
          Ada yang suka musik? Dan tentang persahabatan? Kisah di bawah ini menceritakan perjuangan seorang remaja akan mimpi-mimpinya, tidak mudah tetapi tidak juga menyerah. Bersama para sahabatnya, terkadang keseharian mereka juga terisi oleh hal-hal konyol. 
          
          Penasaran? Yuk simak ... dijamin seru.
          
          https://www.wattpad.com/1596158233?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=Zhygrasea

bylatifah

Hai kak, izin promosi yaa. Terimakasih
          
          "Gue lahirin anak lo, lo bawa dia pergi sama lo. Sementara gue pulang ke Papa dan pergi jauh dari sini. Kita lupain semua yang terjadi disini. Lo lanjutin hidup lo dan gue lanjutin hidup gue. Itu rencananya," jelas Alana
          
          Tapi...
          "Lo kenapa, Na?" 
          "Nggak bisa tidur," jawab Alana jujur. 
          "Kenapa? Perut lo sakit? Nggak nyaman?"
          Alana menggeleng pelan.
          Rayyan menaikkan alis. "Terus?"
          "Gue susah tidur kalau nggak ada yang dipeluk." 
          Suara Alana sangat lirih, seakan itu rahasia paling besar yang Alana miliki seumur hidupnya.
          Rayyan menghela napas panjang. "Gue nggak pernah punya guling, lagi. Bentuknya suka ngagetin kalau gue kebangun tengah malem." 
          Rayyan memiringkan badannya, satu tangan menyangga kepala, satu tangan lagi direntangkan condong ke arah Alana. "Sini."
          Alana membuka mulutnya sedikit. "Nggak ada solusi lain?"
          "Sini. Kayak nggak pernah meluk aja sebelumnya," balas Rayyan setengah bercanda.
          Alana menoleh, memelototi Rayyan.
          "Itu bukan di ranjang. Lagian lo yang meluk gue duluan disaat gue lagi nggak bisa mikir jernih," balas Alana, sedikit nyolot.
          Rayyan terkekeh pelan. "Iya, iya, itu gue."
          "Nggak pernah di ranjang katanya. Kalau gitu, gimana bisa lo hamil," gumam Rayyan lirih, tidak terdengar oleh Alana.
          Alana menoleh, mengerutkan kening. "Ngomong apa?"
          Rayyan menggeleng cepat. "Enggak. Gue nggak ngomong apa-apa."
          
          https://www.wattpad.com/story/386163743?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=bylatifah