skyzafnia

Hai, maaf mengganggu. Kalo ada waktu luang, mampir ke cerita aku, ya! Bantu 200K reads, yuk! Mumpung part masih lengkap.
          
          Judul: Cinderrena
          Genre: Teen-Romance
          
          Karena ingin masuk sekolah impian, Rena dituntut untuk jadi mandiri dengan cara tinggal satu apartemen bersama anak dari teman orang tuanya. Rena menyetujui begitu saja, tapi begitu sampai, dia mulai merasa janggal.
          
          Pertama-tama, teman satu apartemen Rena ini seorang cowok, dua tahun lebih tua darinya. Nama cowok itu Zeta, super galak, dan penuh aturan. Rena tidak boleh jorok, manja, malas, ini dan itu. Di sekolah pun, Zeta membohongi teman-temannya tentang Rena, berkata bahwa mereka adalah saudara sepupu. Padahal tidak punya hubungan darah sama sekali.
          
          Awalnya Rena merasa seperti hidup di neraka, tapi lama-lama sikap Zeta berubah tak menentu. Apa lagi saat Zeta memergoki Rena dicium oleh sang mantan pacar. Mengerikan bagaimana Zeta bisa berubah kapan pun di mana pun, jadi dingin tak tersentuh, seperti musim salju di Alaska.
          
          https://www.wattpad.com/story/266867229?utm_medium=link&utm_source=android&utm_content=story_info

deedein

Permisi, Kak, siapa tahu tertarik untuk membaca cerita action - romance comedy bisa mampir ke lapak @deedein. Jangan lupa dukung dengan bantu follow, komentar, dan vote. Terima kasih.
          
          ❝She is a target to destroy my enemy, not my heart.❞
          
          Tragedi tidak menyenangkan terjadi saat upacara pernikahan Diane Rosewood dengan Jasper Baxter. Seseorang yang memiliki dendam dengan Keanu--ayah Diane datang mengacaukan hari bahagianya. 
          
          Asher Caspari tidak berhenti di sana, dia mengibarkan bendera perang ketika Diane sang pengantin wanita dibawa kabur olehnya sebagai target kejahatannya.
          
          • SNEAK PEEK DIANE IS A CRIME TARGET •
          
          "Apa kau berpikir ingin segelas koktail?" tanya Asher mendekatkan wajahnya dengan wajah Diane. 
          
          Memicingkan matanya tajam. Diane berkata, "Satu-satunya yang aku inginkan adalah lepas darimu."
          
          "Well, segelas jus persik dan koktail," kata Asher pada pramugari tadi tanpa mengindahkan ucapan Diane.
          
          Selepasnya, Diane mendengkus tajam. "Aku bilang aku ingin lepas darimu. Bukan minuman atau semacamnya."
          
          "Really?" Asher mengerutkan hidungnya yang dipahat dengan mancung. "Memangnya siapa yang memesankanmu? Aku ingin minum keduanya." 
          
          Gigi Diane saling bergeretak. "Uh, kau benar-benar brengsek." Diane menggeram merasa benar-benar ingin melempar heels ke wajah Asher dengan segera.
          
          Tap link untuk membaca lebih banyak :
          
          https://my.w.tt/RPXU8DjXq8