ninanana97

Anggap aja ini S1 udah end. Setelah ini kita buat si om menderita AHAHAHAHAH
          	https://www.wattpad.com/story/408472134

rasivibe

double up dong kak tiap Rabu dan Minggu jam 10 aku pasti langsung buka wp buat baca update terbaru kamu  hari ini aku ultah kalo kamu ga keberatan aku minta 1 update lagi kak rasanya ga sabar nunggu hari Minggu hehe lov u kak sehat selalu yaa✨

rasivibe

OMG thank you kak^^ akhirnya hadiahku sampee huhu lov u banget pokonya bahagia sukses selalu buat kamu
Reply

ninanana97

@rasivibe HAIII HAPPY BIRTHDAY!!!! ((((maaf telat ucapinnya T_T)))
            
            aku berencana double updatenya hari ini, jadi maaf hadiahnya terlambat TT
Reply

ninanana97

“Saya kangen banget sama kamu, sayang…” aku tak bisa menahan suaraku yang mulai bergetar. “Kamu tidak tahu betapa setiap hari rasanya seperti penyiksaan karena saya sangat merindukan kamu…”
          
          Dan kali ini, Raya mengangkat wajahnya. Namun, ia menatapku dengan tatapan datar yang menusuk. Tak ada kehangatan di sana. Tidak seperti Raya yang selalu kuingat selama ini.
          
          “Om hanya rindu tubuhku, kan?” katanya pelan. “Padahal om punya banyak uang. Om bisa bayar perempuan lain untuk om tiduri. Aku ini hanya pelacur. Om bisa menggantikanku kapan pun.”
          
          Mendengar ucapannya membuatku terdiam. Aku menatapnya tak percaya.
          
          Bagaimana ia bisa berpikir seperti itu tentang dirinya?
          
          “Raya… kenapa… jangan bicara seperti itu—”
          
          “Om sendiri yang bilang bahwa aku ini hanya pelacur,” potongnya. “Apa yang terjadi di antara kita hanya sebatas karena uang.”
          
          
           
          Jika dulu Raya yang berlutut meminta pertolongan, kini Adrian yang berlutut memohon maaf.
          
          Chapter 47 dan 48 Raya-Adrian bisa dibaca duluan di KK!