[SMUT WARNING!]
Milikku terasa semakin ditekan, semakin membuka. Perasaanku mulai semakin kacau. Sungguh, aku takut sekali.
"Jangan tegang. Kamu cuma buat ini makin susah kalau kamu tegang," ucapnya sembari memberikan usapan.
Namun, aku tak mengerti maksud dari ucapannya. Yang kutahu saat ini adalah aku sangat takut.
Miliknya menekanku semakin dalam. Rasanya seperti milikku dibuka paksa dan itu terasa sakit.
"Sakit...." lirihku. Meski sudah menahannya sekuat mungkin, namun rasa sakit itu memang nyata.
Chapter 3 dan 4 “The Price of Sacrifice” sudah bisa dibaca duluan di KK!