[SMUT WARNING*he forced himself on her]
Ketika ia menggeram kasar, memuntahkan kepuasannya, tangisku sudah habis. Tubuhku diam kaku, jiwaku hancur. Namun, semua rasa sakit itu tetap tinggal.
“Sialan...”
Sumpah serapah terdengar samar saat ia mulai melepasku. Ia tak lagi bersuara. Tak lagi menghinaku dengan ucapan atau tawanya.
Aku menatap langit malam di luar jendela seraya mendengar suara derap langkahnya yang semakin lama terdengar semakin jauh. Hingga suara pintu tertutup, hanya keheningan yang tertinggal bersamaku.
Ia meninggalkanku begitu saja.
Ia pergi.
Ia membiarkanku sendiri dalam ketakutan dan kedukaan.
Tanpa ia sadari, bukan hanya aku yang akan kehilangannya.
Tapi, ia sudah kehilangan aku.
End of season 1, chapter 39-40 “The Price of Sacrifice” sudah bisa dibaca duluan di KK!