nona-hujan

selamat menjelang pagi, tamu-tamu!
          	
          	tidak terhitung sudah berapa purnama kulewati tanpa meninggalkan tapak kaki puisi-puisiku di sini. banyak-banyak terima kasih untuk kalian yang masih berusaha menjangkauku dengan pesan-pesan dan cinta-cinta baik yang ditinggalkan di lamanku ini. sejuta maaf dan sayang kuantar kepada kalian!
          	
          	semoga Tuhan yang maha kasih merawat mata dan dada kalian dengan baik seperti Dia mengasihi puisi-puisiku di sini. meskipun aku yakin sewaktu-waktu ada mendung yang datang juga di hari-harimu. disambut saja ya, biarkan dia masuk!
          	
          	bersama pesan ini, sekalian kuantar undangan pesta untuk kalian! sempatkanlah untuk datang, akan kujamu kalian dengan kesedihan paling meriah! jika tidak sempat pun, tidak apa! dirayakan di lain waktu dan di lain tempat.
          	
          	pesta ini akan selalu diselenggarakan. mari kita berdansa lagi dengan dada yang lebih lapang dari sebelumnya.
          	
          	
          	sejuta cinta,
          	—nona

Adisty_1111

@nona-hujan selamat malam Nona! Maaf aku datangnya terlambat...
          	  Dan maaf juga aku datang membawa beribu ribu kerinduan kepada Nona dan pesta pesta mu 
Mag-reply

nona-hujan

@ikvjou ya ampunn aku kangen kamu jugaaa, banget banget bangettt. apa kabarrr, kak tataaa?
Mag-reply

nona-hujan

@desrianisimbolon aaaaaaaaa, aku lebih senang bisa menyapa kamu lagiii ♡
Mag-reply

IGWPD_

Halo kak, izin promosi novel ya!
          
          Seorang lelaki dengan baju seragam sekolah baru saja terpanggil dan dijebak di dalam novel favoritnya, ia pun bertemu banyak sekali tokoh-tokoh yang ia kenal disaat ia membaca cerita mereka. Kira-kira, bagaimana cara ia bertahan hidup di dalam novel kutukan ini?
          
          Ayo ikuti perjalanannya di novel ini!
          
          https://www.wattpad.com/story/390469456?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_writing&wp_page=create&wp_uname=IGWPD_
          

humatera

nona hujan, 
          
          membaca puisi : doa-doa yang lupa jalan pulang, seperti membuka pintu ke ruang yang pernah kukunci rapat dalam diri. seolah mengingatkanku bahwa tak semua doa kembali pulang, tapi ia tetap berharga karena pernah lahir dari hati yang berharap. terima kasih telah menuliskan yang tak sempat diucap oleh banyak jiwa. 
          
          dari manik, si isyarat membatu dalam terang yang kikir.

nona-hujan

selamat menjelang pagi, tamu-tamu!
          
          tidak terhitung sudah berapa purnama kulewati tanpa meninggalkan tapak kaki puisi-puisiku di sini. banyak-banyak terima kasih untuk kalian yang masih berusaha menjangkauku dengan pesan-pesan dan cinta-cinta baik yang ditinggalkan di lamanku ini. sejuta maaf dan sayang kuantar kepada kalian!
          
          semoga Tuhan yang maha kasih merawat mata dan dada kalian dengan baik seperti Dia mengasihi puisi-puisiku di sini. meskipun aku yakin sewaktu-waktu ada mendung yang datang juga di hari-harimu. disambut saja ya, biarkan dia masuk!
          
          bersama pesan ini, sekalian kuantar undangan pesta untuk kalian! sempatkanlah untuk datang, akan kujamu kalian dengan kesedihan paling meriah! jika tidak sempat pun, tidak apa! dirayakan di lain waktu dan di lain tempat.
          
          pesta ini akan selalu diselenggarakan. mari kita berdansa lagi dengan dada yang lebih lapang dari sebelumnya.
          
          
          sejuta cinta,
          —nona

Adisty_1111

@nona-hujan selamat malam Nona! Maaf aku datangnya terlambat...
            Dan maaf juga aku datang membawa beribu ribu kerinduan kepada Nona dan pesta pesta mu 
Mag-reply

nona-hujan

@ikvjou ya ampunn aku kangen kamu jugaaa, banget banget bangettt. apa kabarrr, kak tataaa?
Mag-reply

nona-hujan

@desrianisimbolon aaaaaaaaa, aku lebih senang bisa menyapa kamu lagiii ♡
Mag-reply

-paradejingga

selamat waktu, nona. 
          
          malam ini di kotaku sedang turun gerimis, dan aku tiba-tiba teringat pada puisi-puisimu, nama penamu, dan dirimu. aku bergegas mengambil secarik kertas dan menuliskan sebait puisi. puisi itu, mereka akan selalu hidup, kan? entah sudah sejauh apa ia kita tinggalkan, kapanpun kita memanggil puisi akan selalu datang. terima kasih, nona hujan. segala doa yang baik untukmu.

selukiskanvas

Halo nona, penulis dengan karya paling cantik yang pernah saya lihat. Tolong doakan saya yah agar tidak lupa jalan pulang dengan tulisanmu. Aku juga berdoa semoga dikehidupan ini kamu mendapat banyak kebaikan dan ketulusan agar kamu tau bahwa banyak orang baik disekeliling mu. Terima kasih nona.