Aku baru aja publikasi cerita baru angst. The Antidote: To Heal a Butterfly
Selama empat tahun pernikahan, Vanya percaya ia memiliki segalanya. Jardan adalah representasi suami yang ideal, penuh perhatian, dan selalu memastikan Vanya tidak kekurangan apa pun. Rumah tangga mereka berjalan tenang dan hangat. Vanya benar-benar mengira pernikahan mereka baik-baik saja, dan cinta Jardan adalah miliknya.
Sampai akhirnya, sekat-sekat rahasia itu runtuh satu per satu.Segala sikap manis Jardan selama empat tahun ini ternyata hanyalah upaya keras untuk menyembunyikan kekosongan di dadanya. Jardan memperlakukan Vanya dengan sangat baik bukan karena ia jatuh cinta, melainkan sebagai bentuk penebusan rasa bersalah atas hatinya yang telah mati bersama perempuan lain bernama Arini.
Arini, sosok misterius yang tidak pernah Vanya ketahui keberadaannya, rupanya tidak pernah benar-benar pergi dari hidup Jardan. Namun, kejutan terbesar bagi Vanya bukanlah kenyataan bahwa ia dibohongi. Melainkan egonya sendiri yang mendadak lumpuh. Saat kebenaran tentang masa lalu itu tersingkap, Vanya tidak mendapati dirinya membakar cemburu atau membenci Arini. Ia justru merasa nelangsa pada kisah mereka.
Vanya menyadari betapa besarnya skala kebahagiaan sekaligus tragedi yang pernah dialami Jardan dan Arini dulu. Sebuah ikatan yang saking kuatnya, telah merenggut seluruh kemampuan Jardan untuk mencintai orang baru dengan cara yang sama.
Setelah empat tahun hidup dalam ilusi pernikahan yang sempurna, Vanya kini dihadapkan pada pilihan paling sunyi, tetap bertahan memeluk raga pria itu, atau berjalan pergi karena tahu jiwa Jardan selamanya milik Arini.