Ada rahasia yang tidak bisa kubagi pada siapapun.
Tidak akan ada yang mengerti, tidak akan.
Rasa bersalah yang hadir selamanya
Rasa malu yang hadir selamanya
Rasa tidak layak yang hadir selamanya
Karena siapa?
Tidak, aku tidak boleh menyebutkannya
Tidak, tidak boleh aku menceritakan apapun pada siapapun lagi
Tidak, selamanya tidak akan ada yang mengerti.
Yeayy! Setelah sekian tahun, akhirnya update cover-cover ceritaku.
(Kecuali 'Kau Milikku' soalnya lupa stiker kompetisinya disimpen di mana alias gabisa ngedit ulang)
Segala bentuk pembaruan ini sebenernya cuma buat menyambut seseorang yg akan kuundang ke sini, sih, hehe. Dasar bucin!
Anyway, soon upload story baru!
Saya mulai kesusahan menulis, terutama yang berkaitan dengan olah rasa.
Saya lebih kesulitan lagi buat balik ngegambar
Harusnya ngga ada yang salah. Harusnya.
Terus kenapa??
Ada apa dengan diriku sendiri?
Kamu akhirnya muak dengan gumpalan daging penuh lemak yang kusebut aku
Kamu akhirnya menyerah atas ketidakmampuan dan ketidaktahuan yang engkau sendiri dengan bodohnya ciptakan
Lalu kamu marah
Marah karena aku tak bisa marah
Jadi, haruskah aku turut menyerah?