Tak pernah terbesit sedikitpun di dalam benak Elsheva untuk mengalami kejadian transmigrasi. Terlebih dia mengalami kejadian di luar nalar itu hanya karena tidak sengaja kepleset hingga mengakibatkan kepalanya terbentur dengan ujung meja.
Elsheva pikir, dia hanya akan pingsan dan tersadar kembali dengan sedikit memar di keningnya. Namun , siapa yang menyangka jika kejadian singkat itu justru membawanya masuk ke dalam alur sebuah novel yang hanya baru sempat dia baca sinopsisnya, dan berencana akan dia baca selepas pulang kerja.
Bak berjalan tanpa tujuan, Elsheva tidak menyangka jika dia menjadi tokoh antagonis wanita yang terkenal akan kebucinannya terhadap protagonis pria yang dideskripsikan bersifat labil.
Hal itu membuat jiwa kejulitan Elsheva meronta-ronta untuk melawan alur yang ada. Dia berjanji akan membuat protagonis pria mencium kakinya dan meminta maaf di depan umum.
Namun, lagi dan lagi ekspektasinya harus hancur sia-sia ketika dia mengetahui fakta jika ada sosok yang begitu mendambakan dirinya, dan bahkan memujanya lebih dari hal apapun.
"Jangan pernah berharap kamu bisa lepas dari dekapan hangatku, Love. Aku lebih memilih mengawetkanmu, daripada harus melihat dirimu tersenyum kepada para hama sialan itu," bisik seorang pria yang selama ini dia kenal begitu lembut dan penuh perhatian.
Kalau sudah begini, bagaimana caranya Elsheva bisa terlepas dari jerat pria yang tidak terkendali itu?
https://www.wattpad.com/story/410422479?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=pena9abut