@ Anidewwi garis besarnya, ka. Sejak PO pertama kali itu pihak penerbit memang kurang responsif. Aku sudah berupaya untuk mencari informasi, tapi pihak penerbit sulit untuk dihubungi. Bahkan, sampai akhir tanggal 24 bulan Juli kami sepakat untuk viralin, dan pihak penerbit akhirnya baru memberikan respon. Dari awalnya katanya sudah dicetak, akhirnya katanya baru merchnya yang dicetak. Terakhir kali kami diberikan harapan, nyatanya hanya harapan palsu. Sampai saat ini pihak penerbit kembali tidak ada respon, ka. Pihak penerbit janji menyelesaikan tanggung jawab mereka sebulan sejak tanggal 24 juli, ketika kami selesai speak up di instagram. Sekali lagi aku benar-benar meminta maaf sebesar-besarnya