Wahai permata suci...
Dari tambang manakah engkau berasal?
Engkau telah membawa pergi hatiku, tanpa mengatakan padaku siapa namamu atau darimana
datangmu?
Dan aku tak mengetahui kemana akan bertanya,
Aku tidak menghendaki siapapun tertimpa cinta seperti ini,
Aku tidak memiliki hati dan tidak pula memiliki hasrat diriku sendiri,
Bayanganmu telah muncul padaku dan merampas tidurku,
Ia telah membuat air mata dan darah hatiku mengalir,
Tubuhku yang tak terbawa tidur menjadi lesu,
Dadaku terbakar,
Aduhai... tak dapatkah engkau memadamkan nyala ini?
Meskikah engkau selalu laksana nyala api yang membara?
- Indonesia
- InscritFebruary 20, 2018
Inscrivez-vous pour rejoindre la plus grande communauté de conteurs
ou