petrikormoona

Hi, Lunaria!  
          	
          	Senang sekali membaca setiap komentar kalian untuk Penghujung Temu. Ada satu hal yang paling sering aku temukan: permintaan untuk menuliskan sebuah cerita dari sudut pandang Pradikta.
          	
          	Dan jujur, aku tidak bisa menulis Pradikta sebagai tokoh utama.
          	
          	Namun, aku datang membawa kabar bahagia.
          	
          	Saat ini aku sedang menyusun sebuah cerita baru berjudul Selasar Jipang. Sebuah kisah yang dituturkan dari sudut pandang seseorang yang selama ini dikenal sebagai antagonis—setidaknya menurut buku-buku sejarah.
          	
          	Mungkin ia adalah tokoh yang dihakimi sebelum sempat didengar.
          	
          	Mungkin ia adalah nama yang selalu dikenang sebagai pihak yang kalah.
          	
          	Dan mungkin, melalui kisah ini, kalian akan menemukan sesuatu yang selama ini dicari: sebuah kesempatan untuk memahami, memaafkan, dan memberi kebahagiaan kepada mereka yang tidak pernah mendapatkannya.
          	
          	Aku berharap Selasar Jipang bisa menjadi obat bagi kalian yang masih menyimpan harapan akan keadilan dan akhir yang lebih baik untuk Pradikta.
          	
          	Sampai bertemu di Selasar Jipang.
          	
          	Akhir Juni 2026. ✨

petrikormoona

Hi, Lunaria!  
          
          Senang sekali membaca setiap komentar kalian untuk Penghujung Temu. Ada satu hal yang paling sering aku temukan: permintaan untuk menuliskan sebuah cerita dari sudut pandang Pradikta.
          
          Dan jujur, aku tidak bisa menulis Pradikta sebagai tokoh utama.
          
          Namun, aku datang membawa kabar bahagia.
          
          Saat ini aku sedang menyusun sebuah cerita baru berjudul Selasar Jipang. Sebuah kisah yang dituturkan dari sudut pandang seseorang yang selama ini dikenal sebagai antagonis—setidaknya menurut buku-buku sejarah.
          
          Mungkin ia adalah tokoh yang dihakimi sebelum sempat didengar.
          
          Mungkin ia adalah nama yang selalu dikenang sebagai pihak yang kalah.
          
          Dan mungkin, melalui kisah ini, kalian akan menemukan sesuatu yang selama ini dicari: sebuah kesempatan untuk memahami, memaafkan, dan memberi kebahagiaan kepada mereka yang tidak pernah mendapatkannya.
          
          Aku berharap Selasar Jipang bisa menjadi obat bagi kalian yang masih menyimpan harapan akan keadilan dan akhir yang lebih baik untuk Pradikta.
          
          Sampai bertemu di Selasar Jipang.
          
          Akhir Juni 2026. ✨