purplebluebear
Link to CommentCode of ConductWattpad Safety Portal
Dia tidak utuh, sama sepertiku...
Namun hadirnya menutupi lekuk hatiku
Dia tidak sempurna
Namun hadirnya membuat bahagia
Dia yang suka keheningan
Nyatanya bisa menenangkan jika berisik ini
Dia membuat banyak tawa
Dia menghadirkan banyak bahagia
Dia melengkapi kekosongan jiwa
Dan bersamanya..
Akuu,,, merasa utuh
❤❤
NanaRuru_gurl
Haii, maaf mengotori akunmu ya. Aku numpang lewat dengan cerita baru
https://www.wattpad.com/story/371059850?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=NanaRuru_gurl
purplebluebear
Jika boleh,,,
Bahagiamu bersamaku...
purplebluebear
Ingin berjiwa seperti anak kecil pada umumnya
Dia akan tetap menjadi si anak ceria dalam akhir pertarungan sengitnya
Kembali berjalan sembari bergandeng tangan
Tertawa menautkan bahagia bersama
Dia lupa akan sedihnya,
Dia lupa akan beda isi kepalanya dengan teman disampingnya
Kembali akur tanpa peduli lagi pandangan sinis yang sejam lalu ditujukan olehnya
Sepolos itu kah jiwanya?
Semurni itukah kasihnya?
Dan setenang itukah isi kepalanya?
Yang tidak seramai orang dewasa
Terlihat diam...
Namun selalu riuh nan berisik isi kepalanya
purplebluebear
Redup cahaya langit sore itu menjadi atap perlindungan kepala
Langkah kecil menyibak genangan air yang terkumpul seusai hujan turun
Jiwa kecil memberontak secara alami ingin keluar
Memaksa dengan gaduh untuk diperhatikan
Yaaaaa...
Jiwa kecil masih terkurung dalam sosok tegar mencoba didengar juga dilihat kepada sang penakhluk diri
Jiwa murni itu meraung dan mendesak
Tergambar dengan setiap derit bunyi kaki yang berlari riang menuju tempatnya pulang
Senyum merekah menutupi guratan cemas dan sendu wajahnya
Ingin ia segera berlari kembali pulang ke rumah kesayangan
Siulan suara mengiringi langkahnya
Perlahan dengan debar yang ingin keluar melalui tutur dalam kata
Tersadar bahwa Rumahnya tak sekokoh dan sekuat dulu
Rumahnya tak lagi sama.....
Koyakan di pilar
Debu tertempel tebal pada permukaan kayu
Memandang Rumahnya dengan tatap penuh harap
" Jangan cepat berlalu ..... Jangan berubah ".....
Sang waktu terlalu cepat bergerak, pikirnya...
Kabur pandang mata memaksa kembali tahan jiwa kecil itu
Mengurungnya dalam ruang gelap hampa
" Biar kutahan rasa ini "
" Biar saja kutahan rindu ini "
Sang pemilik rasa membiarkan waktu berjalan tanpa terbeban dirinya
" Aku pulang... "
Sedikit harapan menyembunyikan jiwa pemberontak
Dibalik senyum dan tegar
Aku membungkus duka dan rinduku
purplebluebear
Rindunya teramat dalam...
Sesalnya teramat menyesak di dada
Sedihnya teramat memilukan
Air matanya sulit berhenti
Beginikah rasanya ditinggalkan?
Raganya tak lagi ada
Senyumnya tak lagi terlihat
Bekas pelukannya sebatas dikenang
Maaaa...
Adakah jalan setapak untuk bisa menemuimu?
Aku rindu.....
Sebentar sajaaaaaaa....
Rindu pelukanmu,
Rindu senyummu,
Rindu wejanganmu,
Rindu tawamu saat mendengar ceritaku,
Rindu semua tentangmu....
Banyaak sekali hal yang belum bisa kuungkap,
Ingin ku utarakan sebanyak apa rasa cinta & sayangku
Ingin ku sampaikan seberapa besar aku membutuhkanmu
Aku terlambat Maa,
Tenanglah disana Ma...
Terimakasih sudah memberi cinta & sayangmu
Bagi aku, si anak sambung
Darah kita berbeda tapi hati kita sama
Saling menyayangi....
I love you, Maa....
❤❤
purplebluebear
Memintamu untuk memelukku
Namun tubuhku penuh dengan duri yang melukaimu
Egoiskah aku dengan menahanmu disini?
Egoiskah aku dengan ingin kau tinggal?
Egoiskah aku dengan pintaku tak ingin kau pergi?
Aku menangis dengan hebat berderai air mata
Sedang kaupun menangis dalam diammu
Kita hanyalah kita yang ingin saling ada
Ingin saling membantu bertumbuh baik dari hari ke hari
Bagaimana caraku untuk bisa menjagamu dengan baik?
Bagaimana caraku tak terlalu erat mengenggam tanganmu?
Bagaimana caraku bisa melihat kebahagiaan dari matamu saat aku didekatmu?
Sedang selama ini hanya mataku yang berbinar saat kau ada didekatku
Ingin aku berkata,,
Tinggalah disini
Namun aku enggan menjadi egois
purplebluebear
Manusia sungguh makhluk yang lucu
Bisa merasa takut kehilangan
Pada yang belum benar-benar miliknya
purplebluebear
Ketika kau menyakiti hati seseorang yang kau sayangi
Ada 2 hati yang harus kau bereskan
yaitu hatinya dan hatimu
Andai penyesalan ada di awal mungkin tak akan ada luka & air mata
Maka pikir baik sebelum bertindak & berucap
Serapat apapun kepingan retak yang kau tambal
Sejelas itupun bekas keretakan terlihat dimatamu
Dua hati sama terlukanya
Dua hati sama retaknya
Jika ada kesempatan untuk memperbaiki,
beri & ambil kesempatan itu karna mungkin kesempatan tak akan datang untuk kesekian kalinya
Jika memang sudah cukup
tak ada harapan
Hanya berbisik lirih kepada sang pencipta dan katakan ampun pada-Nya atas kesalahan & dosamu pada dia yg tlah kau sakiti
Semoga waktu akan memperbaiki semua kesalahan
dan perlahan menyembuhkan luka itu walau retak di hatinya akan selalu ada dan membekas untuk selamanya
* 241120
im really sorry for you...
jenlisalove232807
Bisa kasih saran aku? Klo aku pny hubungan yg gak direstui ortu.. aku selalu yakin ma pilihanku.. tp ortu memandang rendah pilihanku.. sdgkan aku gak tertarik sama pilihan ortu.. ini mksdku pasangan ya..
What will you do?
jenlisalove232807
Hehhe.. malam ini lagi blm bisa jawab pertanyaan kamu.. tp yg jelas.. aku lagi di jalan buntu.. hehehe
•
Reply