queenijk
"Lo nyata, tapi dia abadi. Gimana gue bisa buka pintu buat lo, kalau kuncinya masih ada di dia?"
Bagi Aelesha, masa lalu bukan sekadar kenangan, tapi rumah hancur yang masih ia tempati. Di saat sebuah pesan singkat dari masa lalu kembali meruntuhkan tembok pertahanannya, ada Mavv, cowok yang tetap berdiri di koridor sepi hanya untuk memastikan Eca tidak melewatkan jam makannya.
Mavv tahu dia sedang bersaing dengan bayangan. Dia tahu dia mungkin hanya menjadi pelarian. Tapi bagi Mavv, melihat Eca berjuang sendirian jauh lebih menyakitkan daripada sebuah penolakan.
Bisakah seseorang memenangkan hati yang kuncinya sudah dibawa pergi? Atau selamanya Mavv hanya akan menjadi penonton di balik jendela rumah orang lain?
https://www.wattpad.com/1607153867?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=share_published&wp_page=create_on_publish&wp_uname=queenijk