cintyaputeri_

Assalamu'alaikum.. 
          Salam kenal, Kak
          Jika berkenan silakan mampir ke work aku ya
          
          Blurb:
          
          Asia Almahyra memutuskan untuk tidak lagi berpacaran setelah merasakan perihnya dikhianati. 
          
          Kenangan pahit yang ia rasakan semasa SMA berhasil menghancurkan. Jatuh cinta yang membawa luka. Hubungan haram yang berakhir menyakitkan. Mungkin itu teguran dari Sang Kuasa, bahwa cinta yang mereka bawa bukan atas dasar karena Allah. Cinta itu hanya karena nafsu. 
          
          Namun... siapa sangka?
          
          Setelah empat tahun lamanya, sosok yang berhasil mematahkan hatinya kembali datang sebagai seorang calon keluarga.
          
          Begitu pelik, sesak dan tenggelam. Asia harus dihadapkan  pada kenyataan bahwa... mulai detik itu, tanggal 18 juni 2018, ia harus terbiasa melihat wajah mantan kekasihnya setiap hari, mau tidak mau.
          
          Selengkapnya silakan klik link di bawah ini :)
          https://www.wattpad.com/story/252485241

YakinSaja

Assalamualaikum, Kak. Maaf, mengganggu waktu luangnya sebentar. Saya mau merekomendasikan karya saya kak, berjudul "Syahadat di Langit Seoul", barangkali kakak tertarik untuk membacanya. Terimakasih 
          
          Blurb:
          
          "ᵃᵏᵘ ᵐᵉⁿͨ'ⁿᵗᵃ'ᵐᵘ. ᵃᵖᵃᵏᵃʰ 'ⁿ' ᵗᵉʳᵈᵉⁿᵍᵃʳ ˢᵉᵖᵉʳᵗ' ˡᵉˡᵘͨºⁿ?" - ʰʸᵘⁿ ʲᵃᵉ.
          
          Park Hyun Jae, sebab merasa dirinya tak menuai keadilan hidup sejak bayi hingga menginjak dewasa, ia memutuskan tidak menganggap Tuhan itu ada. Hingga takdir mempertemukannya dengan Haura Anwar, sosok Muslimah Indonesia yang menjadi teman chat Instagram-nya. Perlahan, pemikiran perihal tak bertuhan itu dirinya pertanyakan lagi, sungguhkah demikian adanya? Atau, justru ini kejemawaan yang tengah diloloskan Tuhan karena dirinya sudah tidak lagi diperhatikan oleh-Nya? 
          
          Hyun Jae juga menyukai Haura, tapi seberapa upaya dirinya untuk memenangkan gadis itu, tetap saja ia tidak bisa memilikinya. Kecuali dengan satu hal, menjadi Muslim. Dan itu tidaklah mudah. 
          
          https://www.wattpad.com/story/250956649?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=chanyeolphile&wp_originator=Kz2t6evGC79CDSOKVqzeFE5YHLuo%2BAshlc6vAkibTG00v0Ea0cq8JSNf%2BHAcxfNMRGVWp9aHyVHt56sem%2F23vQBWik2TL6wqySNBZrwJo2wXrVqhLP1%2B9XEKo%2F4hO%2BRV
          ,

athyailova

Assalamu'alaikum.. 
          Salam kenal, Kak
          Jika berkenan silakan mampir ke work aku ya
          
          Blurb:
          
          Alur kisah setiap anak manusia memang penuh misteri. Hidup seperti kepingan puzzle, jika kita kehilangan salah satu di antara kepingan itu, maka puzzle menjadi tidak lengkap, tidak sempurna lagi, bahkan kadang terbuang karena sudah tak berarti.
          
          Ketika dua insan berbeda sikap, kepribadian dan sudut pandang dipertemukan dalam sebuah ruang luka.  Apakah dengan kebersamaan akan mampu menjadi penawar?
          
          Selengkapnya, klik link di bawah ini yaa
          https://www.wattpad.com/story/285721796?

penahijrah1981

Assalaamu'alaikum,
          
          Dear Kak Ramdanramnia, salam kenal. 
          
          Terima kasih telah berkenan Follow cerita Ummi. Kalau ada keluangan waktu, silahkan mampir baca, Votes dan komen di cerita Ummi ya.
          
          Ada "Love Manner", "Dua Cincin", "Selaksa Cinta",
          "Menaklukkan Mount Everest" & "Flower of Love."
          
          Happy reading, wasallam.
          (Nadia)

Tri586649

Hello Kak, salam kenal
          Izinkan aku memberi rekomendasi cerita nih, judulnya Cat & Boy. Ini blurb-nya yaaaa
          
          Wisuda. Kata yang menunjukkan sebuah pencapaian luar biasa bagi seluruh mahasiswa, karena mereka telah berhasil melalui lika-liku kehidupan kampus. Seharusnya momen tersebut menjadikan Aurum Andascara, mahasiswi berwajah cantik dan ber-ipk tinggi bahagia, akan tetapi ini sebaliknya, penuh kemuraman, kesedihan, serta tangan yang bermandikan darah. Walaupun begitu, ia kepalkan erat-erat, obsidionnya memandang lekat pemandangan sungai yang tak jauh dari hadapannya. 
          "Maaf ... maafkan aku ..." katanya dengan gemetar. Tak ada orang yang menyahut, selain suara klakson dari lalu lalang kendaraan yang melintas. Semilir angin membelai halus rambut pirang yang acak-acakan. Bukan hanya itu, sang bayu tersebut menjadikan dirinya semakin sesak, malam yang sunyi, rembulan juga malu-malu untuk melihat sosok yang tengah mengalami depresi berat. 
          "Maaf ...." 
          Setelah itu, Aurum menaiki pembatas jalan, lalu terjun bebas ke bawah sana, sungai yang deras akan air jernihnya.
          Bug ...
          
          
          Https://www.wattpad.com/story/173217135