@rskkhrnns Kak ❣️ keren banget kamu bisa maraton The Rebellouse sampai tamat.
Honestly, that’s not an easy story to get through. At its core, it’s about the process of bringing Freyya and Gallan together, two very stubborn people, each with their own ego and principles.
So yes, the vibes are intentionally intense.
Memang banyak pembaca yang bilang mereka pusing, stressed out, bahkan emotionally drained karena konfliknya. But I take that in a good way dan justru senang karena artinya tulisanku ini berhasil membawa pembaca bener2 menyelami kekacauan emosi yang memang menjadi tujuan utamaku as writer. Jadi aku senang dan terharu karena kamu benar-benar masuk ke dalam lapisan plotnya, ke kekacauan, konflik, dan pergolakan batin para tokoh ✨ Meskipun pasti masih banyak typo bertebaran yaa? Huhuhuu belum ada waktu luang buat revisinya
Sejujurnya, dr awal The Rebellouse memang kutulis dengan konflik yang cukup berat dan serius. Sehingga dari situlah The Romansoule bisa lahir dan hadir dengan versi konflik yang lebih ringan, mostly dominan unsur2 komedi di chapter2 awal. Ya, biar chill dulu sebelum dibom konflik hehehe, btw krn kamu udh tamatin The Rebellouse, artinya kamu dapet sedikit 'spoiler' nih soal future Tyara-Jayden, hihihi
Again kak, terima kasih banyak sudah membaca sejauh itu, merasakan sejauh ini ❣️❣️ MasyaAllah aku terharu banget bisa dapet feedback seberharga ini. Jangan bosen nunggu dan teruslah bersamai Tyara-Jayden ya kak.
Pengen banget rajin update biar tmn2 ga nungguin terus, tapi RL suka ngajak berantem :"))