RoseNea2

Saya baru saja memublikasikan " Part 21 [beach party] " dari cerita saya " CS [Candu Sex] "
          
          AYO GUYS MERAPAT!!! :) :) 
          
          Di LARANG BAPERR!!!!! 
          
          Cuplikan adegan maya and bella:
          "Bella aku mau bertanya!" suaraku sudah sedikit keras dan berhasil. Mereka berhenti ciuman. 
          
          Dengan polosnya Bella melihatku sambil bilang, "What?"
          
          "Apa harus pakai bikini? Aku rasa aku tidak terlalu suka seperti itu---mmm---maksudku aku tidak nyaman mengenakan---"
          
          Bella terkekeh lalu mendekat sedikit berbisik ke arah wajahku, "Tenang saja kau tidak perlu pakai bikini kalau tidak mau, cukup underwear. Rata-rata kita tidak memakai bra atau sebagainya."
          
          Aku berdiri kaku dan Wajahku shock saat mendengar ucapannya barusan. 
          
          Apa dia bilang? Gak pake bra???? 
          
          
          
          Klik tulisan di bawa ini guys:
          https://www.wattpad.com/story/222764444-cs-candu-sex
          
          
          
          
          

Ronotomo

Hallo, Kak, salam kenal.
          
          Aku mau recomen  cerita ini.
          Kisah Mahaprana Sultan--cowok asal Banjarmasin yang selalu mengaku sebagai orang kaya dan sedikit mesum--bretemu  dengan Yasmin--si cewek miskin yang berharap daoat jodoh orang kaya.
          
          
          Genrenya Romance -Comedy.
          
          ♡♡♡♡
          
          Ran menunduk. Sebenarnya kasihan juga dia. Mungkin benar kata Mas Agung, hidup Ran penuh tekanan. Makanya jadi banyak halu.
          "Ya udah, deh, jangan diambil hati," bujukku padanya.
          "Gak, kok," jawab Ran. "Aku cuma kepikiran, apa bener keluargaku udah nggak ada yang peduli denganku."
          Ran mendesah. "Apa mereka gak anggap aku sebagai keluarga lagi?"
          "Mungkin enggak. Siapa tau mereka lagi cari kamu, tapi belum ketemu.
          "Oh!" Ran mengangguk. "Misalkan keluargaku, udah nggak anggap aku lagi, kamu mau nggak jadi keluargaku?"
          
          Aku tersenyum. "Pasti. Kita semua udah anggep kamu keluarga."
          "Bukan. Aku tuh, maunya membina keluarga bahagia bersama, gitu."
          Aku bingung dengan maksud Ran.
          "Maksudnya menciptakan generasi penerus yang tampan dan cantik."
          Aku menghela napas dengan kasar. Anak ini! aku membatin. Kucopot sandal, lalu kutampol dia. Kebiasaan, otak mesumnya itu nggak pernah dibuang.
          
          
          Klik saja
          
          https://my.w.tt/X5zdVgYWE1