rumblebby

rumblebby

Tiba-tiba kepikiran ide random pas lagi baca dan nonton sesuatu 
          Kebayang banget trope cowok idol entah K-pop or J-pop yang obses sama cewek biasa yang bahkan nggak ngefans sama dia.
          Ceweknya cuma temenan sama orang yang suka K-pop, dia sendiri cuek sama dunia idol… tapi justru itu yang bikin si cowok beda dan kepikiran terus.
          Kayak, semua orang teriak manggil namanya, tapi dia malah merhatiin satu cewek yang nggak peduli sama status idolnya.
          Aku ngerasa konsep kayak gini bakal seru banget kalau dijadiin cerita obses + darkromance
          Aku nggak nulis, tapi kalau ada author yang lagi butuh ide, feel free banget buat pakai dan kembangin 
          Siapa tau suatu hari aku bisa baca cerita kayak gini di Wattpad. 

Nieratella

Hai, izin promosi ya, hapus aja kalo mengganggu:)
          
          https://www.wattpad.com/story/397942263?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Nieratella_
          
          Hinata Hyuga, seorang putri manja yang terbiasa bernapas dengan udara beraroma parfum mahal dan mengukur hidup dari label desainer, dunianya yang sempurna hancur berkeping-keping. Satu keputusan telak dari ayahnya yang muak melemparnya dari menara gading langsung ke dasar neraka duniawi: Pasar Ikan Konoha.
          
          Kartu kreditnya dibekukan, mobil mewahnya lenyap, dan apartemen mewahnya ditukar dengan mimpi buruk berbau amis, becek, dan penuh teriakan kasar. Di tengah kekacauannya, ia bertemu dengan antitesis dari segala yang ia kenal: Naruto Uzumaki. Seorang pemuda pasar penjual ikan yang tangannya berlumuran darah ikan, mulutnya setajam pisau filet, dan kebanggaannya pada kerja kerasnya sama sekali tak bisa ditawar.
          
          Pertemuan pertama mereka bukanlah dongeng, melainkan ledakan. Hinaan sombong dari sang putri dibalas dengan tamparan verbal yang brutal dari si raja ikan, menghancurkan harga diri Hinata di depan semua orang. Puncaknya? Sebagai hukuman paling ironis, sang putri kini dipaksa menjadi pesuruh bagi pemuda yang baru saja ia rendahkan.
          
          Terjebak di bawah perintah pria yang membencinya, dengan tugas pertama membersihkan isi perut ikan, Hinata dihadapkan pada pilihan: hancur dan menyerah, atau belajar bertahan hidup di dunia nyata yang kotor dan tanpa ampun. Di antara bau amis dan sisik ikan, akankah kebencian mereka membusuk, atau justru bersemi menjadi sesuatu yang tak pernah mereka duga?