To my last ex..
Terima kasih sudah pernah bersedia menjadi rumahku. Terlepas bagaimana kisah kita yang berakhir di pertengahan 2021 kemarin, aku tetap bersyukur pernah mengenalmu. Aku tau, bersamamu mungkin banyak sedihnya, tapi tidak sedikit juga bahagia yang kita ciptakan bersama.
Tidak bisa dipungkiri kau menjadi orang pertama yang membuatku banyak melakukan hal-hal yang sebelumnya belum pernah ku lakukan, kau menjadi orang pertama yang pernah menjadi rumah ternyaman bahkan dari yang datang sebelum kamu. Tidak itu saja, wajahmu, caramu menatapku, genggaman tanganmu, hangatnya pelukmu, caramu berbicara denganku, perhatian dan kasih sayang yang pernah kau berikan, bahkan bagaimana caramu menatapku saat pertama kali kita bertemu masih ku ingat dengan jelas.
Namun aku juga mengingat rasa sakit itu, bagaimana tiap proses yang ku lewati. Intinya, bersamamu atau tidak bersamamu itu sama-sama menyakitiku. Kau mungkin bisa jadi penyebab dan penyembuh luka itu, namun aku minta maaf karena telah egois dengan memilih sembuh dan bahagia tanpa perlu adanya hadirmu lagi.
Jombang, 25 September 2021