Di bawah cakrawala yang menjadi saksi,
Kusematkan namamu dalam doa yang paling sunyi.
Engkau adalah Chandra di tengah pekatnya malam,
Membawa terang, saat duniaku tenggelam dalam diam.
Preman ini mengalir seumpama sungai ke muara,
Tak terbendung waktu, tak tergerus oleh lara.
Segenap jiwaku merapal Shanti saat kau ada,
Menenangkan badai yang sempat singgah di dada.
Bukan sekadar kata, namun sebuah Sasmita,
Isyarat alam bahwa kita adalah satu cerita.
Engkau dan aku, terikat jalinan Adhimukti,
Keyakinan terdalam yang takkan pernah mati.
Biarlah cinta ini menjadi Ananta,
Tanpa batas akhir, melampaui segala kasta.
Hingga napas terakhir kembali ke asal mula,
Hanyalah engkau, sang pemilik Hridaya.