Bila sudah tak ada lagi rasa. Jujurlah.
Krna dia yang terjebak dalam ikatan tanpa adanya lagi perhatian dan rasa perduli lagi didalamnya, bukanlah hal mudah.
Bertahan dan berharap, bahkan mungkin terus berekspektasi tinggi. Bukankah hanya saling tidak nyaman yang sama sama didapatkan?
Maka lepas atau memulai dari awal
Bila sudah tak ada lagi rasa. Jujurlah.
Krna dia yang terjebak dalam ikatan tanpa adanya lagi perhatian dan rasa perduli lagi didalamnya, bukanlah hal mudah.
Bertahan dan berharap, bahkan mungkin terus berekspektasi tinggi. Bukankah hanya saling tidak nyaman yang sama sama didapatkan?
Maka lepas atau memulai dari awal
Mungkin bukan manusia yang taat. Tapi berharap imamnya bukan orang yang salah. Sehingga mampu membimbing menjadi manusia yang jauh lebih baik...
Tapi manusia tetaplah manusia... Makhluk yang gampang sekali berubah. Ntah itu yang buruk menjadi baik. Atau bahkan yang baik menjadi buruk.
Hai ^^ kalau kamu bersedia dan lagi ada waktu, mampir ke ceritaku ya judulnya "Bulan untuk Bintang (Modytern)" ceritanya baru diposting ulang, semoga aja kamu suka. Ditunggu vomentnya juga ya makasiih ☺️
Hai sayiun!
Yuk baca teenfiction pertama kita yang judulnya "Classroom."! Jangan lupa vote dan commentnya yaa! Thank you!
(Psst... Kita juga publish banyak cerpen menarik loh)
Link teenfiction :
https://my.w.tt/GAVl3s4caM