Untuk Sweetie Bloodie,
Mungkin tidak banyak yang tahu dari mana nama ini bermula. Namun bagiku, Sweetie Bloodie bukan sekadar sebuah nama yang tertulis di sudut halaman. Ia pernah menjadi rumah bagi banyak cerita, tempat berbagai tokoh lahir, tempat ide-ide yang berantakan perlahan menemukan bentuknya, dan tempat aku belajar menjadi seorang penulis.
Di balik nama ini, ada cerita-cerita yang pernah kutulis dengan tangan gemetar, malam-malam yang kuhabiskan untuk menyusun kalimat, dan begitu banyak bagian dari diriku yang kutinggalkan di dalam setiap halaman.
Tapi seperti halnya sebuah cerita, ada saatnya sebuah nama pun sampai pada halaman terakhirnya. Mulai hari ini, Sweetie Bloodie akan berpamitan. Bukan karena aku tidak lagi menyayanginya. Justru karena aku menyayanginya, aku ingin membiarkannya tinggal sebagai bagian dari perjalanan yang pernah membawaku sampai sejauh ini.
Aku ingin melangkah dengan nama baru.
Renjana Semesta. Nama yang akan membawa cerita-cerita lama, cerita-cerita yang sedang tumbuh, dan cerita-cerita yang bahkan belum sempat kutemukan menuju halaman-halaman berikutnya.
Jadi, kalau suatu hari kalian melihat nama yang berbeda di bawah sebuah cerita, jangan khawatir. Penulisnya masih orang yang sama. Ceritanya masih lahir dari tempat yang sama. Hanya namanya yang kini berubah.
Terima kasih, Sweetie Bloodie, karena pernah menjadi rumah. Sekarang, izinkan aku membangun rumah yang baru.
Dengan nama baru,
Renjana Semesta.