serevellee

Hi assalamualaikum- actually, before this her serene ni ada banyak version bermula dari takdir yang menunggu,  schoolmate and now baru her serene: aurelia Ivette . seorang pekerja cafe dan seorang budak collage. sorry sebab banyak edit :( hope you guys enjoy this version walaupun agak tunggang langgang. But I try my best 

qyarawrr

╰┈➤Hiii my darling ♡︎>ᴗ<
          ── ⋆⋅☆⋅⋆ ──
          Tumpang promo harap awak boleh luangkan masa baca karya saya vote and comment thank you so much semoga Allah balas budi baik anda amiinnnn ♡︎
          (harap sangat awak sudi support tite tantiuuu love)
          જ⁀➴Link: https://www.wattpad.com/story/404594550?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=qyarawrr
          (give It a shot who knows maybe you'll love it!!)
          ≽^•⩊•^≼~qyarawrr 

qyarawrr

✎...Hiihiii si comel boleh Qy bagitahu something?...
          ♡⤷ ゛Jangan berhenti menulis tau walaupon sekarang reads dan votes tak sebanyak yg popular-popular writer!Kita tetap kene usaha oke?Fly high cause I know you will make it!! Don't stop what you love to do! Story awak sangat best dan awak berkatt sangat!!Usaha kita akan menjadi reality satu hari nanti!!ˎˊ˗
          ᯓ★ˎˊ˗shine bright little star!!!
          ≽^•⩊•^≼ ~qyarawrr

serevellee

Hi assalamualaikum- actually, before this her serene ni ada banyak version bermula dari takdir yang menunggu,  schoolmate and now baru her serene: aurelia Ivette . seorang pekerja cafe dan seorang budak collage. sorry sebab banyak edit :( hope you guys enjoy this version walaupun agak tunggang langgang. But I try my best 

Butterfly_MeloV

Izin promosi ya... Thank you.
          
          Nambah satu pembaca aja, berharga banget lohh buat akuu!!!
          _________
          
          Cuplikan: 
          
          Malam harinya, Arumi sudah bersiap di depan gerbang apartemen. Ia memiliki janji makan malam dengan Biru. Tak lama, raungan mesin Harley Davidson memecah kesunyian malam. Biru datang dengan motor kesayangannya.
          
          “Maaf telat. Papa tadi mendadak cari ribut,” ucap Biru sambil mematikan mesin. Matanya kemudian menyapu penampilan Arumi dari atas ke bawah. Alisnya bertaut. “Kok pakai rok?”
          
          “Bosan pakai celana terus,” jawab Arumi santai sambil menerima helm dari Biru.
          Wajah Biru mendadak masam. “Ar, gue bawa Harley. Kalau rok lo terbang tertiup angin gimana?”
          
          “Nggak akan terbang, Biru. Tenang saja!” Arumi mulai merasa gemas dengan sikap cowok itu.
          
          “Jangan naik motor gue kalau pakai rok begitu,” potong Biru ketus.
          
          Arumi memutar bola matanya malas. “Lama-lama lo mirip Papa, tahu nggak?”
          Biru berdecak sebal. “Dasar nggak peka!”
          
          Tanpa aba-aba, Biru melepas jaket kulitnya dan melemparnya ke arah Arumi. “Ikat di pinggang lo kalau tetap keras kepala nggak mau ganti baju!”
          
          Arumi mendengus, namun tetap menuruti perintah itu. Ia melingkarkan jaket besar Biru yang kini menutupi paha dan rok pendeknya. “Puas?”
          
          Biru tersenyum tipis, sorot matanya melembut. “Puas.”
          
          Saat Arumi naik ke boncengan dan memegang bahunya, Biru kembali protes. Ia menarik tangan Arumi agar melingkar di pinggangnya. “Pegangan di sini, bukan di bahu. Bahu gue bukan setang motor.”
          
          __________
          
          Mau lihat kebucinan di tengah-tengah suasana cerita horor? Bisa nih, mampir ke cerita Satan!!!
          
          Cerita horor dengan bumbu romance dan persahabatan!!!
          
          Kalau tertarik silahkan di baca!!
          
          https://www.wattpad.com/story/357535236?utm_source=android&utm_medium=link&utm_content=story_info&wp_page=story_details_button&wp_uname=Butterfly_MeloV