this message may be offensive
as if fetishizing isn't enough, now, bagaimana seorang manusia yang cerdas dan bisa mencerdaskan diri bisa menyempilkan karakter perempuan diantara dua pasangan yang secara canon merupakan gay? begitu pula sebaliknya dengan karakter lesbian.
sebagai sesama penulis, aku gak bisa mengkritik lebih—ya karena kita beda preferensi dan lain sebagainya. tapi? bukankah sebagai penulis juga kita harus mengetahui darimana saja media yang kita pakai sebagai alat hiburan?
sempilkan OC mu diantara canon, asal harus tau diri.
pasangan gay, yang tidak dikonfirmasi merupakan biseks/memiliki ketertarikan pada perempuan—lalu dibuat tiba–tiba mencintai perempuan?
stand up straight, and just admit you're a fucking homophobic.
staylowkey