Sebuah kalimat tanpa nada yg tersusun itu seperti senda gurau.. aku bingung haruskah mengambil tindakan ataukah memasukannya ke hati? No logic, apakah tahapnya sudah dalam perlengketan? picik sekali aku, ntah sendanya memungkinkan menjadi sendu dan gurauannya mengisyaratkan sesuatu? cukup. Aku tak punya waktu mengerus mentalku, memang hubungan manusia menghanguskan hidup, bila tak dikelola dengan tuntunan-Mu.